alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Ponpes Al-Amien Prenduan Komitmen Jadi Benteng Pancasila dan NKRI

05 Oktober 2020, 11: 41: 09 WIB | editor : Haryanto

SINERGI: Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani (kiri) mendampingi Menko Polhukam RI Moh. Mahfud MD pada acara halaqah kebangasaan di Pondok Pesantren AL-Amien Prenduan, Minggu (4/10).

SINERGI: Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani (kiri) mendampingi Menko Polhukam RI Moh. Mahfud MD pada acara halaqah kebangasaan di Pondok Pesantren AL-Amien Prenduan, Minggu (4/10). (Junaidi Pondiyanto/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amien Prenduan menggelar halaqah kebangsaan dalam rangka meningkatkan jiwa nasionalisme kemarin (4/10). Kegiatan yang mengangkat tema Peran Pesantren dalam Menanamkan Nilai-Nilai Kebangsaan itu dihadiri Menko Polhukam RI Moh. Mahfud MD.

Pimpinan dan Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan KH Ahmad Fauzi Tidjani, Ph.D. menyampaikan, pesantren berperan besar dalam pembangunan Indonesia. Bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan Islam, pesantren juga telah teruji sebagai wadah yang turut membentuk watak dan kepribadian bangsa.

Misalnya, dalam bingkai ramah bertutur kata, tawadu dalam bersikap, dan takzim kepada orang tua dan guru. Begitu pula hubungan antara negara dan agama, selama ini yang begitu harmonis berkat adanya sinergisitas antara ulama dan umara.

KARISMATIK: Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH Fauzi Tidjani (pegang mik) menyampaikan sambutan.

KARISMATIK: Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan KH Fauzi Tidjani (pegang mik) menyampaikan sambutan. (Junaidi Pondiyanto/RadarMadura.id)

Kiai Fauzi menegaskan pentingnya silaturahmi antara umara dan ulama sebagai upaya mempertemukan idealisme ulama dan visi misi pemerintah. Disampaikan pula, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan sejak pendiriannya berkomitmen untuk menjadi benteng Pancasila dan NKRI.

”Alhamdulillah, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan selama ini istiqamah mengabdi kepada umat dan bangsa. Khususnya di bidang pendidikan, dakwah, dan kaderisasi,” tuturnya.

Menko Polhukam RI Moh. Mahfud MD mengakui pesantren telah memberikan sumbangsih besar kepada bangsa Indonesia. Salah satunya, menjadikan Indonesia sebagai Negara Pancasila. Negara yang bersatu dalam keberagaman.

Mahfud apresiatif terhadap pesantren, khususnya terkait inovasi yang dirintis ulama-ulama terdahulu untuk mengubah pola pembelajaran di pesantren. Salah satunya adalah mengintegrasikan antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum. ”Tidak ada lagi dikotomi ilmu di pesantren,” tegasnya.

Lulusan pesantren tidak hanya pandai ilmu agama seperti membaca kitab kuning. Tetapi, juga tidak kalah saing dalam ilmu lain yang dianggap modern seperti mempelajari ilmu bahasa Inggris. ”Sekarang sudah banyak lulusan pesantren menduduki posisi strategis dalam struktur kenegaraan,” jelasnya. (jun/pen)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news