alexametrics
Minggu, 20 Sep 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Turunkan Sebaran Korona, Polres Bangkalan Bentuk Mobile Covid Hunter

16 September 2020, 23: 21: 27 WIB | editor : Haryanto

SOLID: Tim pemburu pelanggar prokes siap melakukan penyisiran di tempat keramaian, Rabu malam (16/9).

SOLID: Tim pemburu pelanggar prokes siap melakukan penyisiran di tempat keramaian, Rabu malam (16/9). (Darul Hakim/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Sebagian masyarakat Bangkalan masih mengabaikan peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Berbagai cara pun dilakukan.

Mulai sanksi sosial berupa push-up, membersihkan tempat umum, sanksi yustisi, bayar denda, dan lain sebagainya. Termasuk membentuk tim pemburu pelanggar prokes (Mobile Covid Hunter).

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, pihaknya melakukan operasi yustisi karena Bangkalan, utamanya Jawa Timur, ditarget untuk menurunkan angka sebaran selama dua minggu ke depan.

Karena itu, seluruh jajaran menggiatkan operasi yustisi dalam rangka penegakan pelanggar prokes. "Kami laksanakan operasi yustisi secara stasioner dan mobile," katanya saat ditemui pada Rabu malam (16/9).

Menurut Rama, untuk melengkapi operasi yustisi mobile, pihaknya me-launching tim pemburu pelanggar prokes. Selain melibatkan personel TNI, Polri, satpol PP, juga ditambah personel dari pengadilan negeri selaku hakim tunggal serta kejaksaan.

"Bagi pelanggar operasi yustisi, kami kenakan denda sebesar Rp 50 ribu dan masuk ke kas daerah Bangkalan," jelasnya.

Dijelaskan, menumbuhkan tingkat kesadaran kolektif masyarakat tidak mudah. Karena itu, selain melakukan penegakan hukum, pihaknya juga melakukan edukasi dan sosialisasi. Termasuk, rakor bersama forkopimda, kiai, dan ulama.

"Ajakan bermasker tidak hanya dari pemerintah daerah. Kami sudah memasang baliho kiai dan ulama. Mulai desa hingga kecamatan," urainya. (rul)

Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Madura edisi Kamis, 17 September 2020.

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia