alexametrics
Minggu, 27 Sep 2020
radarmadura
Home > Politik Pemerintahan
icon featured
Politik Pemerintahan

Pasangan Harus Bebas Covid-19

KPU Sosialisasikan Teknis Pendaftaran

04 September 2020, 07: 25: 06 WIB | editor : Abdul Basri

BERI PENJELASAN: Ketua KPU Sumenep A. Warits (pegang mik) menyampaikan sambutan sosialisasi teknis dan simulasi pendaftaran bakal calon bupati di kantornya kemarin.

BERI PENJELASAN: Ketua KPU Sumenep A. Warits (pegang mik) menyampaikan sambutan sosialisasi teknis dan simulasi pendaftaran bakal calon bupati di kantornya kemarin. (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pendaftaran pasangan calon kepala daerah dibuka hari ini (4/9). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep sosialisasikan teknis pendaftaran kemarin (3/9). Sosialisasi melibatkan pendukung tiap bakal calon, petugas keamanan, Bawaslu, dan awak media.

Ketua KPU Sumenep A. Warits menyampaikan, semua pihak berharap tahapan pilkada tahun ini berjalan lancar dan aman. KPU sebagai penyelenggara telah berupaya menyiapkan dengan maksimal. Semua kebutuhan diatur sesuai dengan regulasi.

Apalagi, tegas Warits, pesta demokrasi ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Penerapan protokol kesehatan menjadi acuan utama dalam setiap tahapan. ”Seperti disyaratkan kepada pasangan bakal calon untuk melampirkan hasil negatif tes swab yang disertakan dengan berkas pendaftaran,” jelasnya.

Divisi Teknis Penyelenggaraan dan Data Pemilih KPU Sumenep Rahbini menyampaikan, sosialisasi ini sekaligus simulasi pendaftaran pasangan bakal calon. Dengan kegiatan itu, pihak terkait diharapkan memahami detail yang harus dilakukan dan lokasi pendaftaran.

Termasuk awak media yang hendak melakukan peliputan. Semua sudah diatur. Lokasi sudah dipetakan sesuai protokol kesehatan. Jumlah dalam satu ruangan harus 50 persen dari kapasitas.

Bakal pasangan calon bupati dan bakal calon wakil bupati (bacabup-bacawabup) diimbau tidak membawa massa saat mendaftar. Sebab, jumlah yang akan diizinkan masuk ruang pendaftaran dibatasi. Mereka yang diperbolehkan hanya ketua dan sekretaris partai politik pengusung.

Kemudian, pasangan calon dan tim penghubung alias liaison officer (LO) maksimal dua orang. Sementara di luar ruangan KPU hanya menyediakan terop yang bisa menampung maksimal 25 orang pendukung.

”Kami juga sediakan terop dengan kapasitas tempat duduk 25 orang bagi para awak media. Kalau terlalu banyak nanti harus bergiliran,” jelas Rahbini. (jun)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia