alexametrics
Minggu, 27 Sep 2020
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Pengadaan Hand Tractor Terkendala E-Katalog

Distan PHP Janji Segera Realisasikan Bantuan

08 Agustus 2020, 20: 29: 19 WIB | editor : Abdul Basri

TERIK: Petani berada di ladang tembakaunya di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, kemarin.

TERIK: Petani berada di ladang tembakaunya di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, kemarin. (JUPRI/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Bantuan sarana dan prasarana (sarpras) pendukung produksi tembakau belum terealisasi. Padahal, di beberapa lokasi tanaman daun emas tersebut sudah siap dipanen.

Total anggaran yang disediakan Rp 475 juta. Anggaran tersebut untuk empat jenis bantuan. Yakni, Pengadaan alat rajang tembakau Rp 150 juta, perlengkapan dan peralatan jemur Rp 75 juta, hand tractor Rp 150 juta, dan pengadaan pompa air Rp 100 juta.

Kabid Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distan PHP) Pamekasan Ahmad Suaidi mengatakan, anggaran tersebut bersumber dari dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT)

Suaidi tidak memungkiri bantuan tersebut hingga saat ini belum terealisasi. Dia berjanji akan menyerahkan bantuan tersebut dalam waktu dekat. ”Masih proses, Selasa akan serahkan kepada penerima,” ucapnya kemarin (7/8).

Dari empat jenis bantuan, hanya hand tractor yang belum dapat diserahkan. Sebab, masih dalam proses pengadaan melalui e-katalog. ”Sebelumnya kosong di e-katalog. Oleh karena itu, kita menunggu hingga tersedia,” tambahnya.

Bantuan tersebut rencananya akan diberikan pada 15 kelompok tani (poktan). Dengan demikian, terdapat ratusan poktan yang tidak akan kebagian bantuan tersebut. Sebab, jumlah poktan di Kota Gerbang Salam 1.014.

Ada beberapa pertimbangan dalam penentuan poktan yang akan diberi bantuan. Misalnya, belum pernah mendapat bantuan sarpras dari pemerintah.

”Kalau yang sudah pernah dapat tidak kami beri lagi. Artinya agar sama-sama menerima bantuan. Dari dulu juga sudah banyak yang menerima bantuan,” imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Ismail A. Rahim meminta agar proses pengadaan dan penyerahan dipercepat. Idealnya, bantuan pompa air dan hand tractor sudah diserahkan untuk sebelum musim produksi dilakukan. Dengan begitu, dapat dimanfaatkan oleh para petani. ”Hal ini jangan terulang lagi dan harus dijadikan evaluasi,” paparnya.

Ismail menekan, agar bantuan diberikan kepada poktan yang benar-benar membutuhkan, sehingga bisa tepat sasaran. ”Misalnya pompa air harus diberikan pada daerah yang kesulitan, bukan daerah yang sudah banyak airnya,” pungkasnya. (jup)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia