alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Mahasiswa Galakkan Apotek Hidup

Bisa Menunjang Imunitas Tubuh

30 Juli 2020, 11: 13: 04 WIB | editor : Abdul Basri

KERJA BAKTI: Mahasiswa UMM bersama warga sedang menanam tanaman apotek hidup di Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Minggu (26/7).

KERJA BAKTI: Mahasiswa UMM bersama warga sedang menanam tanaman apotek hidup di Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Minggu (26/7). (MAGHFIROH FOR RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Mahasiswa Universitas Muhamadiyah Malang (UMM) menggalakkan penanaman apotek hidup di Kota Bahari. Misalnya, jahe, temu kunci, kencur, dan kunyit. Tamaman obat tersebut digadang-gadang bisa menunjang imunitas tubuh.

Pada masa pandemi Covid-19, imunitas tubuh harus terus terjaga. Tentu juga harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, persebaran virus korona bisa dicegah.

Salah seorang mahasiswa UMM Maghfiroh mengutarakan, virus korona sedang mewabah dan terus meluas. Seseorang akan mudah diserang virus jika imun tubuhnya turun. Hal itu bisa ditandai dengan mudah lemas serta sering demam dan pilek.

Untuk menjaga imunitas tubuh, masyarakat bisa mengonsumsi tanaman rimpang. Hal itu juga bisa menjadi jalan agar terhindar dari sebaran Covid-19. Saat ini perempuan yang akrab disapa Fifi itu sedang menggalakkan apotek hidup atau penanaman bibit tanaman rimpang.

”Apotek hidup bisa diartikan sebagai taman atau kebun yang memiliki beragam jenis tanaman bermanfaat bagi kesehatan,” katanya kemarin (29/7).

Menurut Fifi, tanaman rimpang memiliki manfaat beragam. Tanaman jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungannya dapat memperkuat sistem imun tubuh. Jahe juga memiliki kandungan gingerols, shogaols, dan zingerones yang berfungsi sebagai antioksidan.

Tanaman temu kunci mengandung vitamin B6 serta B12, vitamin C, dan serat yang dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Selanjutnya, tanaman kencur memiliki manfaat menangkal radikal bebas. ”Radikal bebas bisa menimbulkan penyakit seperti kanker kulit,” jelasnya.

Dia mengaku sudah menerapkan apotek hidup tersebut di Kelurahan Rongtengah. Hal itu merupakan bagian dari tugasnya dalam melakukan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM). Ke depan, pihaknya juga memantau untuk melihat perkembangan tanaman. ”Diharapkan bermanfaat pada masyarakat sekitar,” harap koordinator kelompok 11 PMM UMM itu.

Sementara itu, Heri, warga Kelurahan Rongtengah, menyampaikan, penanaman rimpang tersebut tidak hanya bermanfaat untuk pengobatan. Tanaman itu juga dapat dibudidayakan untuk pemenuhan rempah masakan. Di samping itu, untuk penghijauan pekarangan rumah. ”Apotek sehat ini kegiatan yang positif,” ujarnya. (bil)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia