alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

UMM Tambah Dua Guru Besar Bidang Pangan dan Logistik

27 Juli 2020, 03: 58: 03 WIB | editor : Abdul Basri

BANGGA: Prof. Ilyas Masudin, S.T., M.Log., SCM., Ph.D. (kiri) menerima SK Guru Besar dari Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA.

BANGGA: Prof. Ilyas Masudin, S.T., M.Log., SCM., Ph.D. (kiri) menerima SK Guru Besar dari Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. (UMM FOR RadarMadura.id)

Share this      

MALANG, Jawa Pos Radar Madura – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya dua guru besar baru di fakultas teknik dan fakultas pertanian-peternakan. Hal itu diumumkan saat penyerahan Surat Keputusan Guru Besar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (16/7). 

Keduanya yakni Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. dan Prof. Dr. Ilyas Masudin, S.T., M.Log., SCM., Ph.D. Elfi mendapat SK Mendikbud menjadi Profesor atau Guru Besar di bidang Teknologi Hasil Pangan (THP). Sementara Ilyas menjadi Profesor atau Guru Besar di Bidang Logistik dan Rantai Pasok.

Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. yang menyerahkan langsung SK tersebut kepada keduanya. Disaksikan seluruh pejabat struktural dan dosen masing-masing fakultas. Penyerahan juga disaksikan civitas academica Fakultas Teknik dan Fakultas Peternakan-Pertanian lewat Zoom.

BANGGA: Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. (kiri) menerima SK Guru Besar dari Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA.

BANGGA: Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P. (kiri) menerima SK Guru Besar dari Kepala LLDikti Wilayah VII Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. (UMM FOR RadarMadura.id)

Beberapa karya Elfi banyak berhubungan dengan pewarna makanan alami yang berasal dari pigmen bunga. Hasil penelitian Ketua Halal Center tersebut pernah menembus The Five Best Poster Product Halal Excellent at World Halal Research Kuala Lumpur serta menjadi reviewer jurnal internasional.

Beberapa penelitiannya telah diakui sebagai suplemen kaya antioksidan untuk protector hati dan juga ginjal. Dalam misinya, Elfi berusaha untuk mengungkap berbagai macam rahasia di balik tanaman lokal di sekitarnya. Jadi tidak mengherankan apabila ia selalu konsisten melakukan penelitian setiap tahunnya.

Sementara Ilyas merupakan dosen Teknik Industri yang menjadi dosen pertama mendapat status sebagai ASEAN Engineer. Lisensi itu diterima dosen yang menyelesaikan pendidikan doktoral di RMIT University, Melbourne, Australia ini saat menghadiri konferensi ke-36 The ASEAN Federation of Engineering Organizations.

Ilyas yang juga merupakan Kepala Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik ini, telah membawa program studi yang dipimpinnya memperoleh akreditasi bertaraf internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE). Lewat akreditasi ini, prodi ini memperoleh status Provisionally Accredited.

Rektor UMM Dr. Fauzan M.Pd. menyatakan, UMM sudah mencanangkan program Guru Besar Asuh. Guru Besar yang telah ada diminta untuk mendampingi para dosen untuk segera mengurus jabatan fungsional tertinggi dosen ini. Program ini dalam rangka mengakselerasi jumlah Guru Besar yang ada. 

Suprapto menyatakan, persentase jumlah Guru Besar di Jawa Timur tiga persen dari jumlah nasional 6 ribu orang. Tahun ini, Suprapto menargetkan 4 persen dari keseluruhan nasional. ”Ini sangat memungkinkan. Target ini memicu saya untuk bekerja lebih giat lagi,” ungkapnya. 

(mr/*/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia