alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radarmadura
Home > Politik Pemerintahan
icon featured
Politik Pemerintahan

Tak Ada Penambahan PPDP Reaktif

23 Juli 2020, 23: 39: 56 WIB | editor : Abdul Basri

RAFIQI  Divisi Sosialisasi dan Parmas KPU Sumenep

RAFIQI Divisi Sosialisasi dan Parmas KPU Sumenep (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Rapid test bagi 2.500 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) tuntas. Hasilnya, 28 PPDP dinyatakan reaktif. Mereka langsung diganti petugas baru untuk melanjutkan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sumenep 2020.

Komisioner KPU Sumenep Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Rafiqi bersyukur dengan hasil rapid test bagi ribuan PPDP. Sebab, hanya 28 orang yang reaktif. ”Sebanyak 2.100 petugas dinyatakan nonreaktif,” jelasnya kemarin (22/7).

Rapid test dimulai pada 15 Juli secara bertahap. Menyesuaikan dengan jadwal puskesmas. Semua kecamatan sudah melaksanakan tes cepat bagi PPDP. Namun, data dari tiga kecamatan belum masuk, meliputi Kecamatan Arjasa, Gayam, dan Gili Genting. PPDP tiga kecamatan itu 372 orang. Laporan sementara tidak ada yang reaktif.

”Sebanyak 372 PPDP yang belum masuk datanya kami anggap belum rapid test. Namun faktanya, di tiga kecamatan itu sudah melaksanakan rapid test. Hanya datanya belum sampai ke KPU,” terang Rafiqi.

Meski dinyatakan nonreaktif, bagi PPPD yang sudah resmi bertugas diimbau tetap menjaga kesehatan. Sesuai regulasi, minimal PPDP harus melaksanakan masa kerja 20 hari agar bisa dipenuhi hak-haknya. ”Tetap kenakan APD yang sudah kami bekali,” imbaunya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono menambahkan, 28 PPDP yang dinyatakan reaktif disarankan isolasi mandiri. Selama menjalani karantina di rumah masing-masing, petugas puskesmas akan terus memantau perkembangan kesehatan mereka.

”Tidak dites swab. Kami sarankan isolasi mandiri. Tetap kami pantau bersama petugas kecamatan dan desa,” imbuh Agus.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia