alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

200 Gram Emas Raib, Mertua Polisikan Menantu

17 Juli 2020, 19: 44: 35 WIB | editor : Abdul Basri

200 Gram Emas Raib, Mertua Polisikan Menantu

Share this      

BANGKALAN – Stok kesabaran Satiyah habis. Perempuan 45 itu terpaksa memolisikan menantunya sendiri, Fauzan, 42. Sebab, persoalan penipuan 200 gram emas tak bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Momon Mohammad, keponakan Satiyah mengungkapkan, saat itu bibinya baru saja selesai bercerai dengan suaminya. Perempuan asal Kampung Tangkat, Desa Paseseh, Tanjungbumi, itu memercayai sang menantu yang ingin membantu untuk menjaga keharmonisan keluarga.

Pria 42 tahun itu siap membantu dengan membawa mertuanya itu ke dukun. Fauzan ini memiliki tempat tinggal di sekitar rumah Satiyah.

Dengan alasan tersebut, Satiyah percaya dan menuruti tawaran Fauzan. Dia meminta Satiyah untuk mengeluarkan emas yang dimiliki. Saat emas dikeluarkan ke depan pelaku, mata Satiyah ditutup. Saat mata dibuka kembali, emas di depannya sudah tidak ada.

Fauzan mengatakan bahwa emasnya sedang disembunyikan jin di rumahnya. Kejadian serupa terjadi berulang hingga tiga kali. Total emas yang digelapkan 200 gram.

”Korban yang merupakan bibi saya begitu saja percaya. Bahkan, saat hendak dilaporkan ke polisi, dia meminta agar dicarikan perlindungan pada dukun yang lain,” ungkap Momon.

Kapolsek Tanjungbumi Iptu Puji Purnama menjelaskan, kasus tersebut sudah ditangani Polres Bangkalan. Sebab, sudah tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan. ”Kami tangani sesuai dengan pelanggaran, dan sudah dilimpahkan ke Polres Bangkalan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, kasus tersebut sebenarnya sudah lama. Sekitar satu tahun lalu dan sudah dilaporkan ke polisi. Kemudian, diberikan jalan agar diselesaikan secara kekeluargaan. Tetapi, tidak kunjung selesai. ”Pelaku sudah kami tangkap dan sedang diproses di Polres Bangkalan,” pungkasnya. (hel)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia