alexametrics
Minggu, 09 Aug 2020
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Abrasi Ancam Permukiman Warga

14 Juli 2020, 17: 44: 49 WIB | editor : Abdul Basri

KIAN LUAS: Abrasi menggerus bibir pantai Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang.

KIAN LUAS: Abrasi menggerus bibir pantai Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, Sampang. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Jalan dan permukiman di wilayah pesisir utara Sampang terancam abrasi. Jarak antara jalan raya ke tepi pantai Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, kini kurang 10 meter.

Arif Saiful Rahman, 35, warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah, mengatakan, tanah di tepi pantai kini semakin tergerus. Jalan raya juga terancam tergerus ombak.

Salah satu penyebabnya adalah banyaknya penambang pasir ilegal. Ketika air laut pasang, daratan akan . ”Ini dulu dari jalan ke bibir pantai lebih kurang 500 meter jaraknya. Seksrang sudah sisa sepuluh meteran,” katanya.

Dia berharap pemerintah segera bertindak agar penambang di area tersebut berhenti. Selain itu, dia meminta Pemerintah Kabupaten Sampang segera membangun tangkis laut. ”Kalau tidak dibangun tangkis laut, nanti jalan raya dan rumah warga bisa tergerus ombak juga,” imbuhnya.

Plt Kepala PUPR Sampang Abd. Hafi mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti. Pekan ini pihaknya akan mengecek ke lokasi. ”Saya akan cek dulu lokasinya. Baru nanti kami bisa melakukan tindakan lebih lanjut,” ucapnya.

(mr/rus/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia