alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Bentuk Kerja Keras Kades Tajungan Zainal Arifin

Prioritaskan Pembangunan Usulan Warga

29 Juni 2020, 13: 17: 02 WIB | editor : Abdul Basri

PEDULI: Kades Tajungan Zainal Arifin berpose dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga medis, petugas Covid-19 dan semua pihak sebelum pembagian masker gratis di Balai Desa Tajungan.

PEDULI: Kades Tajungan Zainal Arifin berpose dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, tenaga medis, petugas Covid-19 dan semua pihak sebelum pembagian masker gratis di Balai Desa Tajungan. (RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN ­– Kinerja Zainal Arifin sangat tampak. Padahal, dia baru satu periode memimpin Desa Tajungan, Kecamatan Kamal. Mulai pembangunan jamban umum, balai nelayan, pemasangan paving, penerangan jalan umum (PJU), tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus tong sampah, dan gerobak.

Tahun ini tahap pertama pengerjaan lapangan futsal. Saat ini masih proses. Pengurukan sudah selesai. Lokasinya di Dusun Pulo. Pembangunan balai nelayan di Dusun Balai sudah selesai.

Tahap kedua, ada pembangunan rehabilitasi jamban dua titik di Dusun Sawo. Sedangkan tahap ketiga, pembangunan drainase di Dusun Sawo satu titik dengan panjang 53 meter. Satu titik lagi di Dusun Pulo 180 meter. Urukan untuk lapangan futsal dilakukan pada 2019. Juga ada pembangunan selokan dan pavingisasi di Dusun Asem.

Zainal Airifin Kepala Desa Tajungan.

Zainal Airifin Kepala Desa Tajungan. (RadarMadura.id)

Lalu, di Dusun Pulo juga ada pavingisasi dan gapura, di Dusun Sawo pembangunan selokan dan pavingisasi. Di Dusun Asem ada pembangunan selokan. Selain itu, pembangunan dan rehab jamban. ”Untuk jamban ada tiga titik di Dusun Asem. Satu titik rehab dan dua titik pembangunan. Di Dusun Balai, ada rehab jamban jumlahnya dua titik,” terangnya Zainal Arifin kemarin (28/6).

Zainal menambahkan, pada 2018 ada pembangunan PJU di tiap dusun. Juga ada pembuatan TPA, tempat sampah, dan gerobak sampah di tiap dusun. Ada pembangunan balai desa dan pendapa pada 2018. ”Pada saat musrenbangdes kami libatkan semua pihak. Jadi, apa yang menjadi keinginan masyarakat, kami tampung dan kami tinggal melaksanakan,” ujarnya. ”Apa yang menjadi usulan warga memang kami prioritaskan,” imbuhnya.

Untuk BUMDes, lanjut Zainal, pihaknya membangun pom mini dan pembuatan kue. Usaha itu dikelola BUMDes dan perangkat desa. Manakala ada kegiatan seperti pengajian, manten, dan kegiatan PKK, maka suguhan kue mengambil dari BUMDes. ”Setiap sebulan sekali ada pengajian dan arisan di balai desa,” urainya.

Pada masa pandemi, pihaknya melakukan penanganan Covid-19. Yakni, memberi masker gratis kepada warga. Manakala ada warga dari luar Desa Tajungan melintas, tapi tidak memakai masker juga diberi. Selain itu, pengecekan suhu tubuh warga serta penyemprotan disinfektan di tempat umum seperti masjid, musala, dan pasar. ”Rumah warga per dusun juga kami semprot,” ungkapnya.

Pembagian BLT DD tahap pertama dan kedua sudah disalurkan. Penyaluran dihadiri semua pihak sesuai prosedur dan berjalan lancar. Desa Tajungan terdiri atas empat dusun. Yakni, Dusun Sawo, Dusun Balai, Dusun Asem, dan Dusun Pulo. 

(mr/rul/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia