alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Stop Santri Entrepreneur

29 Juni 2020, 12: 42: 08 WIB | editor : Abdul Basri

SIMBOLIS: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengalungkan tanda peserta pelatihan kepada santri di Gedung Serbaguna Rato Ebuh pada 16 Maret lalu.

SIMBOLIS: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengalungkan tanda peserta pelatihan kepada santri di Gedung Serbaguna Rato Ebuh pada 16 Maret lalu. (RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Program santri entrepreneur yang melekat di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskop dan UM ) Bangkalan dihentikan. Padahal, program yang membina 100 santri dari lima pondok pesantren tersebut disiapkan untuk jangka panjang.

Kepala Diskop dan UM Bangkalan Iskandar Ahadiyat mengaku belum terlalu paham tentang kegiatan yang dilaksanakan di masa jabatan pimpinan sebelumnya. Dia tidak bisa menindaklanjuti program tersebut. ”Saya kira anggarannya tidak ada, semuanya terkena efisiensi,” ujarnya kemarin (28/6).

Segala program yang merupakan lanjutan dari periode sebelumnya sudah ditangani bidang dan seksi terkait. Sejauh ini program diskop dan UM terkena efisiensi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

”Hampir tak ada kegiatan, maka dari itu sepertinya santri entrepreneur juga tak bisa dilanjut,” kata mantan Kepala Bagian Perekonomian Setkab Bangkalan itu.

Kepala Bidang Usaha Mikro Diskop dan UM Bangkalan Musninah menyayangkan efisiensi anggaran dan refocusing untuk penanganan Covid-19 berimbas pada porgam santri entrepreneur. Padahal itu sudah direncanakan dalam jangka panjang. ”Awalnya memang direncanakan pelatihannya jangka panjang, tapi sepertinya tidak bisa,” ungkapnya.

Pada pelaksanaannya, santri entrepreneur melibatkan seratus santri dari lima pondok besar di Bangkalan. Tujuannya, memberikan pelatihan dan peluang kerja dan menciptakan usaha baru di Kota Salak.

”Waktu itu pelatihan selama empat hari, dan itu belum cukup,” ucap perempuan yang akrab disapa Nina itu. (hel)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia