alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Nelayan Meninggal saat Jaring Ikan

28 Juni 2020, 17: 01: 33 WIB | editor : Abdul Basri

RUMAH DUKA: Warga memadati rumah Matsirat di Dusun Candi Selatan, Desa Polagan, Kecamatan Galis, kemarin.

RUMAH DUKA: Warga memadati rumah Matsirat di Dusun Candi Selatan, Desa Polagan, Kecamatan Galis, kemarin. (POLSEK GALIS FOR RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Matsirat ditemukan meninggal di atas perahunya di Peraian Candi, Desa Polagan, Kecamatan Galis, kemarin (27/6). Nelayan berusia 65 tahun itu menjaring ikan seorang diri.

Pria asal Dusun Candi Selatan, Desa Polagan, itu berangkat menjaring ikan sendirian dengan menggunakan perahu sekitar pukul 04.00. Enam jam kemudian atau sekitar pukul 10.00, teman korban menemukan perahu Sirat mengambang dan tak bergerak.

Penasaran, teman-teman korban; Absari, Sugik, dan Hamid; mendekati perahu Sirat. ”Setelah diperiksa oleh temannya, korban sudah meninggal,” terang Kapolsek Galis Iptu Barid Fauzan kemarin.

Lalu, Matsirat dibawa menepi oleh teman-temannya ke darat. Hingga tadi malam, penyebab meninggalnya Mat Sirat masih menjadi teka-teki. Apakah karena penyakit atau penyebab lain. Pihak keluarga tidak ingin dilakukan visum atau otopsi.

”Selain mencatat saksi-saksi, anggota kami juga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan visum atau otopsi. Pihak keluarga tidak mempermasalahkan kematian korban,” papar Barid.

Sementara itu, sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan belum mendapatkan informasi detail terkait nelayan yang meninggal tersebut. Nelayan itu tidak masuk dalam program asuransi nelayan. ”Kami juga akan mengecek kronologi meninggalnya korban.” ujarnya. (ky)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia