alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Kepala Dinas Sosial dan Seorang Staf Terpapar, Pelayanan Tetap Jalan

24 Juni 2020, 17: 12: 11 WIB | editor : Abdul Basri

Kepala Dinas Sosial dan Seorang Staf Terpapar, Pelayanan Tetap Jalan

Share this      

SUMENEP – Pemkab Sumenep memastikan pelayanan dinas sosial (dinsos) tetap berjalan. Kebijakan itu diambil meski terdapat dua aparatur sipil negara (ASN) di organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut positif Covid-19. Mereka terdiri atas kepala dinas dan seorang staf.

Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi menyampaikan, tidak ada pola pelayanan yang berubah. Hanya, tetap menerapkan protokol kesehatan dalam upaya mencegah persebaran Covid-19.

Pemeriksaan masal dilakukan pada seluruh pegawai setelah kepala dinsos reaktif berdasarkan rapid test. Pemeriksaan itu dilakukan untuk menelusuri persebaran virus korona. ”Kami sudah lakukan rapid test kepada semua pegawai,” ungkapnya kemarin (23/6).

Edy menjelaskan, karantina atau penutupan sementara kantor dinsos tidak dilakukan. Sebab, pihaknya memastikan bahwa persebaran Covid-19 di kantor OPD itu sudah ditangani.

Sebanyak 75 pegawai Dinsos Sumenep di-rapid test. Empat orang dinyatakan reaktif. Perinciannya, 54 orang dilakukan pemeriksaan cepat di kantor dinsos. Sedangkan 29 orang menjalani rapid test di puskesmas. Hal itu dilakukan setelah satu orang di instansi tersebut reaktif.

Pejabat tinggi pratama di lingkungan Dinsos Sumenep itu masuk daftar pasien nomor 29. Abdi negara berumur 51 tahun itu semula melakukan rapid test di Puskesmas Pamolokan pada 2 Juni dengan hasil reaktif. Kemudian, dilakukan tes swab pada 11 Juni. Hasil pemeriksaan diketahui terkonfirmasi Covid-19 keluar pada 22 Juni 2020.

Tidak hanya itu, seorang ASN di instansi yang sama juga positif Covid-19. Pasien nomor 34 berjenis kelamin perempuan. Usianya 50 tahun, dari Kecamatan Kota Sumenep. Dia sebelumnya menjalani rapid test di Puskesmas Pandian dengan hasil reaktif pada 12 Juni. Lalu, dia menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Pada 16 Juni, dilakukan pemeriksaan di Labkesda Sumenep dan dinyatakan positif Covid-19 pada 22 Juni 2020. (bad)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia