alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Tes Urine 23 Orang, Tetapkan 15 Tersangka

Polisi Lepas Dua Petugas BNN

21 Juni 2020, 18: 37: 36 WIB | editor : Abdul Basri

Tes Urine 23 Orang, Tetapkan 15 Tersangka

Share this      

PAMEKASAN – Polres Pamekasan menetapkan 15 tersangka kasus narkoba hasil penggerebekan di Kafe & Resto Wiraraja Selasa (16/6). Mereka terdiri atas lima laki-laki dan sepuluh perempuan dari empat daerah berbeda. Sementara dua petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumenep dilepas.

Belasan tersangka itu berasal dari Sumenep lima orang, Pamekasan empat orang, Sampang empat orang, dan dari Sidoarjo dua orang. Lima tersangka dari Sumenep itu, tiga pria berinisial I, 30; H, 24; dan H, 20. Sementara dua lainnya berjenis kelamin perempuan. Yaitu N, 23; dan SA, 27.

Empat orang tersangka dari Pamekasan semua perempuan. Mereka adalah S, 21; D, 22; R, 24; dan D, 23. Sementara dari Sampang, dua pria masing-masing berinisial B, 30; dan D, 35; serta dua perempuan berinisial I, 30; dan K, 22. Dua perempuan lain dari Sidoarjo berinisial I, 23; dan D, 23.

Kasatnarkoba Polres Pamekasan AKP Bambang Hermanto menyampaikan, tidak ada satu pun dari 15 orang tersangka itu dilepas. Mereka yang dilepas itu ada delapan orang. Termasuk dua petugas BNN Sumenep berinisial BS dan BH.

”Semua yang dites urine ada 23 orang. Lima belas positif, sedangkan delapan yang negatif kita buatkan surat pernyataan,” ungkapnya kemarin (20/6).

Dua petugas BNN itu dites urine karena pada saat penggerebekan juga berada di lokasi. Bahkan, mereka juga dibawa ke mapolres untuk menjalani pemeriksaan. ”Kalau tidak tes urine, kami dikira memilih dan memilah. Makanya kami tes urine semua. Dan waktu tes urine itu dijaga provos,” terang Bambang.

Belasan tersangka tersebut dijerat pasal 112 dan pasal 127 UU tentang Narkotika dengan hukuman penjara minimal empat tahun penjara. Mereka mendekam di Mapolres Pamekasan sejak Selasa (16/6).

Penetapan tersangka itu berawal dari penggerebekan oleh Satnarkoba Polres Pamekasan di sebuah ruangan Kafe & Resto Wiraraja Selasa malam (16/6). Dari lokasi, polisi menggaruk 23 orang, termasuk dua petugas BNN Sumenep. Polisi dan kepala BNN Sumenep menyatakan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan.

Peristiwa itu menjadi sorotan karena Kafe & Resto Wiraraja pernah ditutup oleh Pemkab Pamekasan. Namun, tetap beroperasi. (ky)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia