alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Features
icon featured
Features

Bincang Pelaksanaan PPDB Bersama Kacabdin Pendidikan Jatim

Sekolah Wajib Siapkan Pendampingan

04 Juni 2020, 07: 05: 59 WIB | editor : Abdul Basri

PAPARKAN: Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sampang Asy’ari saat ditemui di ruangan kerjanya.

PAPARKAN: Kepala Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sampang Asy’ari saat ditemui di ruangan kerjanya. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

Tahapan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di tengah pandemi mulai dipersiapkan. Prosesnya dilakukan secara online. Petunjuk teknis pun sudah disebar ke sekolah-sekolah.

ANIS BILLAH, Sampang, RadarMadura.id

HAWA PPDB tingkat SMA/SMK mulai terasa. Lulusan SMP/MTs sederajat sudah ancang-ancang menyiapkan berkas persyaratan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

ANTUSIAS: Kepala Disdik Provinsi Jatim melihat hasil olahan produk siswa SMAN Kedungdung saat berkunjung ke Kabupaten Sampang.

ANTUSIAS: Kepala Disdik Provinsi Jatim melihat hasil olahan produk siswa SMAN Kedungdung saat berkunjung ke Kabupaten Sampang. (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Kendati begitu, saat ini PPDB SMA/SMK belum dibuka. Namun, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sudah mempersiapkan proses PPDB untuk tahun ajaran baru. Yakni, menggunakan sistem online.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Sampang Asy’ari mengatakan, meski situasi sedang pandemi, PPDB tetap dilakukan. Hal itu mengacu pada petunjuk teknis yang ditentukan oleh pemerintah provinsi. Diputuskan PPDB tahun ini menggunakan sistem online.

Juknis PPDB dengan sistem online sudah disebar ke semua sekolah. Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada masing-masing sekolah. Karena itu, pihak sekolah harus menerapkan PPDB sesuai dengan juknis yang sudah ditentukan.

”Sudah ada juknisnya. Sekolah tinggal melaksanakan sesuai dengan juknis dari provinsi,” jelas Asy’ari kemarin (3/6).

PPDB tahun ini akan berlangsung 8 Juni mendatang. Prosesnya tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Hanya, pada tahun ajaran baru kali ini, semua SMA dan SMK harus menerapkan sistem online. Karena itu, pihak sekolah harus mendirikan posko PPDB.

Posko tersebut berfungsi untuk memberikan pendampingan kepada siswa yang ingin mendaftar. Hal itu untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan ketika mendaftar. Misalnya, kesulitan mengakses jaringan internet.

”Tim operator nantinya yang memberikan solusi terhadap kendala yang terjadi. Ketika ada siswa mengadu tidak bisa masuk atau tidak terkoneksi, panitia harus siap membantu,” paparnya.

Tahun ini merupakan tahun ketiga penerapan PPDB secara online di SMA dan SMK. Asy’ari menilai tahun ini sekolah lebih siap dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dalam realisasi PPDB online tersebut dikendalikan oleh UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Disdik Provinsi Jawa Timur.

Seperti tahun sebelumnya, pemprov tetap menerapkan sistem zonasi. Karena itu, sekolah yang lebih dekat dengan pendaftar akan diarahkan ke sekolah tersebut. ”Jadi kalau siswa Sampang, yang akan muncul sekolah yang paling dekat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMKN Sampang Suherman Hidayat menyampaikan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan sekolah yang lain. SMKN di Kota Bahari sudah siap melaksanakan PPDB online. Termasuk, menyiapkan pendampingan kepada siswa yang akan mendaftar.

”Insyaallah SMK sudah siap semua. Untuk sekarang, website sekolah sudah buka penyaringan siswa. Spanduk-spanduk juga sudah dipasang,” tuturnya.

Pihaknya meminta kepada pendaftar agar mematuhi protokol kesehatan. Jika ingin mendaftar harus menggunakan masker dan menjaga jarak. Hal itu untuk mengantisipasi risiko persebaran virus korona.

”Siswa bisa ke sekolah. Dengan catatan, harus menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia