alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Tiga Orang Positif Rapid Test

Jalani Isolasi di Balai Diklat

23 Mei 2020, 18: 57: 53 WIB | editor : Abdul Basri

JAGA KESEHATAN: Petugas saat memberikan pelayanan penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu.

JAGA KESEHATAN: Petugas saat memberikan pelayanan penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Ada tiga orang yang menjalani isolasi di gedung balai diklat. Ketiganya positif atau reaktif berdasarkan hasil rapid test. Mereka terpaksa tidak bisa berlebaran bersama keluarga besarnya.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangkalan Sudiyo mengutarakan, sebenarnya ada empat orang yang menjalani isolasi di gedung balai diklat. Namun, satu orang tersebut diperkenankan pulang lantaran hasil swab negatif.

”Sementara hanya tiga orang yang ada di balai diklat. Mau tidak mau Lebaran di sana,” ungkapnya kemarin (22/5).

Mereka bertiga isolasi mandiri di balai diklat atas kemauan sendiri. Sebab, mereka sadar bahwa di rumahnya belum memenuhi syarat dijadikan tempat isolasi. Pasalnya, kamar mandi masih dipakai keluarga yang lain.

”Sehingga tidak memungkinkan untuk isolasi di rumahnya. Akhirnya ya memilih di balai diklat,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan itu menyatakan, tiga orang yang tengah menjalani isolasi di gedung balai diklat itu hasil tracing yang dikembangkan petugas di bawah atas pasien positif Covid-19. ”Dari pasien siapa, kami belum bisa menyampaikan. Yang jelas, mereka bertiga itu hasil pengembangan. Setelah di-rapid test, hasilnya positif,” terang pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Kini ketiganya juga sudah dilakukan tes swab. Namun, hasilnya belum keluar. ”Tapi saya berharap negatif, supaya tidak ada tambahan lagi Bangkalan,” sambungnya.

Dari tiga orang itu, dua masuk orang tanpa gejala (OTG) dan satu orang dengan risiko (ODR). ”Mereka masih tampak sehat,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Bangkalan untuk tetap mematuhi dan mengindahkan protokol kesehatan Covid-19. ”Jelang Lebaran cukup sulit mereka mengindahkan. Ya balik lagi ke kesadaran mereka masing-masing,” tandasnya. 

(mr/daf/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia