alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Diduga Dipicu Konflik Pilkades, Warga Pamekasan Dianiaya Hingga Tewas

23 Mei 2020, 00: 31: 16 WIB | editor : Haryanto

ALAMI LUKA BACOK: Jasad Maswerah, warga Desa Sotaber saat diidentifikasi di rumah duka.

ALAMI LUKA BACOK: Jasad Maswerah, warga Desa Sotaber saat diidentifikasi di rumah duka. (Humas Polres Sampang for RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam (Sajam) kembali terjadi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 17.10. Korbannya diidentifikasi bernama Maswerah, warga Desa Sotaber, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Tempat kejadian perkara (TKP) kasus penganiayaan terhadap pria 45 tahun tersebut di Dusun Bliker, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Tepatnya, di lapangan balap Merpati.

Pelaku penganiayaan terhadap Maswerah, diduga lebih dari tiga orang. Namun, berdasar hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku yang terdeteksi baru tiga orang.

Ceritanya, korban menonton latihan balap Merpati. Kemudian, Maswerah terlibat adu mulut dengan salah seorang pria berinisial S yang diduga sebagai salah satu pelaku. Adu mulut itu, diketahui pria berinisial DB dan Z.

Kasubbaghumas Polres Sampang Aipda Yoyok membenarkan terjadinya penganiayaan yang menyebabkan satu orang tewas tersebut. Menurut dia, berdasar hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku berjumlah tiga orang.

"Korban meninggal dunia di TKP akibat luka bacok di bagian perut, lengan dan dada," katanya.

Menurut dia, terduga pelaku yang berhasil teridentifikasi tercatat sebagai warga Desa Tamberu Daya. Saat ini, ketiganya masih dalam pengejaran. "Status kasus ini masih penyelidikan," tegasnya.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura di di TKP, penganiayaan tersebut dipicu dendam lama antara korban dan pelaku. Konon, berkaitan dengan pemilihan kepala desa (Pilkades).

Korban dan terduga pelaku berkonflik sejak enam tahun lalu. Korban, sebenarnya warga Desa Tamberu Daya. Tapi, berkeluarga ke Desa Sotaber. Sebelum kejadian, korban menonton latihan adu balap Merpati yang lokasinya dekat dengan rumah terduga pelaku. (rus)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia