alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Pedagang Asal Socah Jadi Pasien Ke-29 Covid-19 Bangkalan

22 Mei 2020, 19: 52: 48 WIB | editor : Haryanto

SEMAKIN PEKAT: Peta sebaran Covid-19 wilayah Madura pada Jumat (22/5).

SEMAKIN PEKAT: Peta sebaran Covid-19 wilayah Madura pada Jumat (22/5). (Istimewa)

Share this      

BANGKALAN – Warga Bangkalan yang terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19) kembali bertambah. Kini pasien dalam pengawasan (PDP) berinisial NBR merupakan warga Kampung Kejawan, Desa/Kecamatan Socah. Perempuan 54 tahun itu berprofesi sebagai pedagang.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Bangkalan Sudiyo mengatakan, pada 5 Mei lalu, NBR sakit panas. Tetapi, tidak lama sembuh. Dia sempat ke Surabaya dengan tujuan kulakan ke Pasar Keputran untuk dijual kembali di Pasar Socah. ”Lalu, 8 Mei NRB sakit lagi,” ujar Sudiyo.

Sudiyo menyampaikan, pasien ke-29 itu bolak-balik ke RSUD Syamrabu untuk berobat. Dengan riwayat penyakit yang mengarah ke Covid-19. Karena itu, dilakukan rapid test. Hasilnya reaktif. Kemudian, dilanjutkan tes swab.

”Karena positif rapid test, pada 12 Mei petugas mendatangi rumah yang bersangkutan,” ucapnya.

Kedatangan petugas ke rumah NBR bermaksud agar semua keluarganya berkenan di-rapid test. ”Sembari menyarankan NBR untuk isolasi mandiri selama 14 hari dan tidak usah berjualan dulu,” terangnya.

Kepala Dinkes Bangkalan itu menuturkan, pada 13 Mei semua keluarga NBR dites cepat. Terutama, yang sempat kontak langsung dengan NBR. ”Rapid test dilakukan di Puskesmas Jaddih. Untung, hasilnya negatif,” sebutnya.

Pria yang akrab Yoyok itu mengungkapkan, hasil swab keluar dengan hasil positif. Dengan demikian, pedagang itu menjadi pasien ke-29 di Bangkalan dan ke-61 di Madura. Kini, NBR menjalani perawatan di RSUD Syamrabu. ”Sebab, dia memang dirawat di rumah sakit.” (daf/luq)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia