alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Pembangaunan GGR Terancam Tidak Terealisasi

20 Mei 2020, 16: 39: 29 WIB | editor : Abdul Basri

BELUM PRODUKSI: Seorang petani garam berada di tambaknya di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, kemarin.

BELUM PRODUKSI: Seorang petani garam berada di tambaknya di Desa Bunder, Kecamatan Pademawu, kemarin. (JUPRI/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Pemerintah pusat berencana membangun gudang garam rakyat (GGR) di Kabupaten Pamekasan. Dengan adanya pandemi Covid-19, kemungkinan rencana tersebut tidak akan terealisasi tahun ini.

Kasi Pengolahan Kawasan Budi Daya Diskan Pamekasan Muzanni mengatakan, dana yang disediakan ditarik kembali oleh pemerintah pusat untuk penanganan Covid-19. ”Karena ada Covid-19, tahun ini tidak akan terlaksana,” ucapnya kemarin (19/5).

Diungkapkan, rencananya ada lima gedung yang akan dibangun tahun ini dengan total anggaran Rp 1,25 miliar. Lokasinya di Desa Tanjung dan Desa Bunder, Kecamatan Pademawu. Kemudian, di Desa Lembung dan Polagan, Kecamatan Galis. ”Untuk di desa Lembung, rencananya akan dibangun di dua lokasi,” tuturnya.

Muzanni mengatakan, keberadaan GGR di Pamekasan sangat penting. Fasilitas itu dapat meningkatkan kualitas dan nilai jual garam rakyat. Fasilitas itu akan dibangun dengan standar pemerintah pusat. Dengan begitu, garam yang ditempatkan di dalamnya juga harus sesuai standar. ”Kalau sudah ada standarnya, perusahaan tidak ragu untuk membeli garam rakyat,” imbuhnya.

Dengan adanya GGR, tidak ada alasan pabrikan tidak menyerap garam rakyat karena masalah kualitas. Sebab, garam yang tersedia di GGR kualitasnya terjamin. ”GGR ini juga sebagai bentuk perlindungan kepada petani agar tidak dijadikam permainan,” tegasnya. 

Muzanni mengatakan, perencanaan pembangunan GGR tersebut sudah jadi. Pihaknya akan kembali mengajukan anggaran tahun depan. Dirinya berharap ada respons positif dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). ”Kami berharap masalah Covid-19 ini segera selesai,” harapnya. (jup)

(mr/han/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia