alexametrics
Kamis, 04 Jun 2020
radarmadura
Home > Features
icon featured
Features

Saiful Bahri, Honorer yang Aktif sebagai Tim Covid-19 Pamekasan

Bermodal Ikhlas dan Niat Membantu Sesama

19 Mei 2020, 17: 20: 12 WIB | editor : Abdul Basri

GIAT: Saiful Bahri, tenaga honorer yang menjadi anggota tim penanganan Covid-19 Pemkab Pamekasan, mengangkut tandon air di Masjid Bustanul Firdaus, Dusun Tengah, Desa Toronan, Kecamatan Kota, Minggu (17/5).

GIAT: Saiful Bahri, tenaga honorer yang menjadi anggota tim penanganan Covid-19 Pemkab Pamekasan, mengangkut tandon air di Masjid Bustanul Firdaus, Dusun Tengah, Desa Toronan, Kecamatan Kota, Minggu (17/5). (PRENGKI WIRANANDA/RadarMadura.id)

Share this      

Tim penanganan Covid-19 harus selalu siap siaga. Seluruh wilayah kabupaten jadi jangkauan. Semua tugas juga wajib terselesaikan dengan baik.

PRENGKI WIRANANDA, Pamekasan, RadarMadura.id

TERIK matahari menyelimuti langit Pamekasan, Minggu (17/4). Sejumlah petugas badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) yang tergabung dalam tim penanggulangan Covid-19 bersiap menjalankan tugas. Mereka mengenakan pakaian khas warna oranye.

Sebelum berangkat bertugas, mereka berdiskusi kecil. Selembar kertas menjadi sorotan mata bersama. Kertas itu adalah daftar masjid yang akan dikunjungi untuk diberi bantuan tandon air.

Diskusi kecil itu tidak butuh waktu lama. Mereka lalu bergegas menuju tempat tujuan. Salah satunya, Masjid Bustanul Firdaus di Dusun Tengah, Desa Toronan, Kecamatan Kota Pamekasan.

Saiful Bahri merupakan salah seorang petugas yang ikut dalam tugas kemanusiaan itu. Dia adalah tenaga honorer yang bekerja di BPBD Pamekasan. Sebelum bertugas di instansi tersebut, Saiful menjadi asisten pribadi mantan Wabup Khalil Asy’ari.

Semenjak Wabup Khalil purnatugas, Saiful ditugaskan ke BPBD Pamekasan. Bertugas di instansi yang menangani bencana, pria murah senyum itu lebih dekat dengan masyarakat.

Jadwal tugasnya semakin padat. Sebab, setiap terjadi bencana, dia harus turun lapangan. Termasuk ketika pandemi melanda. Saiful langsung dicaplok sebagai salah satu anggota tim penanganan Covid-19 dari unsur BPBD.

Sejak bergabung dengan tim itulah, Saiful harus siap siaga 24 jam. Seluruh daerah di Pamekasan secara bergiliran dikunjungi. Ikhlas dan diniatkan membantu sesama dijadikan modal untuk mengatasi seluruh tugas pekerjaan yang diemban.

Saiful mengatakan, sejak akhir Maret, dia bertugas sebagai tim Covid-19. Salah satu tugasnya adalah mengantarkan bantuan tandon air ke sejumlah peribadatan seperti masjid dan musala.

Bantuan itu disalurkan ke seluruh tempat ibadah di Pamekasan. Dengan demikian, kawasan kerja Saiful adalah seluruh Kota Gerbang Salam. Termasuk wilayah pantai utara (pantura) Pamekasan.

Sebagai tenaga honorer, pendapatan yang diterima Saiful nyaris stagnan. Tidak ada penambahan signifikan semenjak belum menjadi anggota tim hingga masuk bagian tim.

Tetapi, mantan asisten pribadi (aspri) Wabup Khalil Asy’ari itu mengaku ikhlas. Tugas yang diembannya diibaratkan pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. ”Saya sangat ikhlas menjalani tugas ini,” ungkap dia, Minggu (17/5).

Jika ada fasilitas dari pemerintah pusat, diharapkan, pemerintah daerah segera mengeksekusi. Beberapa waktu lalu Presiden Jokowi mengeluarkan peraturan pemerintah (PP) tentang tunjangan hari raya (THR).

Tunjangan itu salah satunya untuk tenaga honorer. Dalam PP tersebut jelas pembagian tunjangan untuk setiap kategori. ”Saya berharap dapat tunjangan seperti yang tertuang dalam PP itu,” harapnya.

Jubir Fraksi Demokrat DPRD Pamekasan Ismail mengatakan, tunjangan itu tertuang dalam PP Nomor 24 Tahun 2020. Pemkab didorong cepat mendistribusikan THR sesuai yang tertuang dalam regulasi tersebut.

Harapannya, tenaga honorer yang bekerja sesuai klasifikasi segera mendapat haknya. Lebih-lebih, honorer yang terlibat dalam tim penanganan Covid-19. Sebab, jam kerjanya semakin panjang. ”Kami mendorong agar THR itu segera dibagikan,” katanya. 

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia