alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarmadura
Home > Politik Pemerintahan
icon featured
Politik Pemerintahan

KPU Ubah Skema Pelantikan PPS

Beri Mandat PPK Tiap Kecamatan

22 Maret 2020, 16: 00: 46 WIB | editor : Abdul Basri

KPU Ubah Skema Pelantikan PPS

Share this      

SUMENEP – Upaya pencegahan penularan coronavirus desease (Covid-19) berdampak pada semua lini. Salah satunya pada tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sumenep 2020. Termasuk perubahan rencana pemusatan pelantikan panitia pemungutan suara (PPS).

Komisioner KPU Sumenep Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Rafiqi menyampaikan, semula pelantikan 1.002 PPS akan dilaksanakan di tiga titik. Dua di wilayah daratan dan satu di kepulauan.

Sesuai rencana awal, kepulauan akan dipusatkan di Kecamatan Sapeken. Kemudian, untuk wilayah daratan akan digelar di gedung Hotel Utami dan Gedung Islamic Center. Ribuan PPS itu akan bertugas di 334 desa/kelurahan.

Pelantikan rencananya akan dijadwalkan menjadi tiga sesi. Dari pagi, siang, dan sore.  Dengan estimasi 143 anggota PPS per sesi. ”Tapi ada petunjuk dari KPU pusat untuk diubah,” ungkapnya kemarin (21/3).

Rafiqi menjelaskan, KPU RI mengeluarkan surat terbaru pada 19 Maret 2020 mengenai teknis kegiatan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada). Termasuk mengenai tahapan pembentukan tenaga ad hoc. Pelantikan akan dilaksanakan di setiap kecamatan. Ada yang dijadwalkan pagi dan siang. ”Lima komisioner akan dibagi tugas untuk melantik PPS di kecamatan-kecamatan wilayah daratan,” papar Rafiqi.

Pihaknya sudah memberikan mandat kepada ketua panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk melantik PPS di kepulauan. Hal tersebut sebagai bentuk efisiensi. Mengingat jarak tempuh ke sejumlah kecamatan di kepulauan membutuhkan waktu cukup lama.

”Sudah kami delegasikan PPK untuk melantik. Pelantikannya di hari yang sama nanti 22 Maret,” jelasnya.

Mengenai tahapan-tahapan lain untuk persiapan gelaran pesta demokrasi di Kota Keris, saat ini tidak ada kendala. Namun, mengenai adanya upaya pencegahan virus korona, Rafiqi menyebut masih menunggu petunjuk KPU RI untuk pelaksanaan tahapan berikutnya.

”Selama belum ada petunjuk lebih lanjut, tahapan pelaksanaan tetap kami upayakan bisa berjalan,” tukasnya.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia