alexametrics
Jumat, 03 Apr 2020
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Hingga Akhir 2020, Pemkab Daftarkan Warga sebagai PBID. Ini Tujuannya

19 Maret 2020, 13: 15: 26 WIB | editor : Haryanto

Hingga Akhir 2020, Pemkab Daftarkan Warga sebagai PBID. Ini Tujuannya

Share this      

SAMPANG - Pemkab Sampang berkomitmen memberikan perlindungan atas Jaminan Kesehatan warganya. Buktinya, Pemkab mendaftarkan penduduknya sebagai Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID)  JKN – KIS hingga akhir 2020.

Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi mengatakan, Pemkab Sampang bersama BPJS Kesehatan telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk mendaftarkan warga Sampang sebagai peserta PBID periode Januari-November 2020.

“Dengan anggaran yang tersedia saat ini, kami yakin Pemkab Sampang mampu mencukupi pembayaran iuran PBID hingga akhir 2020. Termasuk pada 2021 mendatang,” ujarnya.

Agus menambahkan, Pemkab Sampang berencana menambah kuota peserta PBID. Sehingga, menambah cakupan kepesertaan JKN – KIS di Sampang. Tentunya, diawali verifikasi dan validasi penduduk yang dianggap memenuhi kriteria sebagai peserta PBID.

“Kami berharap, setelah mendaftarkan warga ke program JKN – KIS, nantinya bisa mudah mengakses pelayanan kesehatan. Tidak ada lagi warga yang tidak bisa berobat karena terganjal biaya,” imbuhnya.

Mudi, warga Desa Pekalongan, Kecamatan Kota Sampang menyambut baik kebijakan Pemkab Sampang. Dia berterima kasih atas kepedulian Pemkab Sampang yang mendaftarkan dia dan keluarganya pada program JKN-KIS.

Menurutnya, program JKN – KIS sangat bermanfaat bagi warga kurang mampu. “Alhamdulillaah. Kami sangat terbantu. Sejak punya kartu BPJS (peserta PBID, Red), kemarin istri saya melahirkan dan tidak dipungut biaya," pungkasnya. (*)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia