alexametrics
Jumat, 03 Apr 2020
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Cita-Cita Abdur Rohim setelah Dilantik Jadi Kades Montor

Optimalkan Waduk Nipah Jadi Destinasi Wisata

19 Maret 2020, 01: 22: 08 WIB | editor : Abdul Basri

DUKUNGAN MORAL: Kades Montor Abdur Rohim foto bersama keluarga besar usai pelantikan di Pendapa Trunojoyo pada 23 Januari 2020.

DUKUNGAN MORAL: Kades Montor Abdur Rohim foto bersama keluarga besar usai pelantikan di Pendapa Trunojoyo pada 23 Januari 2020. (SLAMET READY/RadarMadura.id)

Share this      

Desa-desa pantai utara (pantura) Madura kaya akan potensi wisata. Tidak hanya Hutan Kera Nepa,Desa Montor, Kecamatan Banyuates, Sampang, juga banyak memiliki potensi serupa. Desa yang satu haluan dengan wisata Hutan Kera Nepa itu juga memiliki tempat wisata yang dikenal dengan Bendungan Nipah.

SECARA teritorial, waduk itu terkenal dengan tragedi September 1993. Tempat itu membuat Presiden Joko Widodo tertarik datang ke lokasi untuk meresmikan. Harapannya, akan menjadi solusi kekurangan air untuk pertanian di wilayah terdampak. Belakangan, waduk yang diresmikan pada 2016 itu menjadi tempat wisata menjanjikan.

Kades Montor Abdur Rohim memiliki target pengembangan wisata Waduk Nipah. Dengan pengembangan Waduk Nipah menjadi destinasi wisata lokal, daerah hingga nasional akan menjadi barometer kemajuan Desa Montor. ”Insyaallah, ke depan akan dioptimalkan. Karena adanya Waduk Nipah menjadi barometer kemajuan desa. Secara kualitas, banyak yang sudah sarjana, paling tidak turut andil mengembangkan dan mengelola desa,” kata Rohim.

BANGUN SINERGI: Kades Montor Abdur Rohim perangkat desa berkomitmen bangun desa didukung Slamet Ariyadi di Waduk Nipah usai acara sosialisasi, Senin (16/3).

BANGUN SINERGI: Kades Montor Abdur Rohim perangkat desa berkomitmen bangun desa didukung Slamet Ariyadi di Waduk Nipah usai acara sosialisasi, Senin (16/3). (SLAMET READY/RadarMadura.id)

Rohim berharap sinergitas antara masyarakat dengan instansi terkait. Dengan harapan, desanya tidak terkesan stagnan. Apalagi, sarjana dan anak muda yang tergabung dalam Ikatan Cendekiawan Muda (ICM) Madura mampu memfasilitas kehadiran anggota Komisi IV DPR RI Slamet Ariyadi bertatap muka dengan warganya.

”Saya sebagai kepala desa sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Slamet Ariyadi yang telah memberikan arahan dan motivasi untuk tata kelola, khususnya di bidang pertanian. Jadi secara teknis masyarakat Montor tidak mungkin kebingungan dalam sektor pertanian, apalagi masalah irigasi, kan di Montor alhamdulillah lancar masalah air,” ungkapnya.

DARAH MUDA: Anggota DPR RI Slamet Ariyadi memberikan dukungan pengembangan Waduk Nipah kepada Kades Abdur Rohim setelah sosialisasi UU 22/2019 di Waduk Nipah, Senin (16/3).

DARAH MUDA: Anggota DPR RI Slamet Ariyadi memberikan dukungan pengembangan Waduk Nipah kepada Kades Abdur Rohim setelah sosialisasi UU 22/2019 di Waduk Nipah, Senin (16/3). (SLAMET READY/RadarMadura.id)

Sekjen ICM Madura Junaidi Ahmad mengamini pernyataan Abdur Rohim. Menurut Junaidi, kaum intelektual muda menghadirkan perwakilan DPR RI selain karena berasal dari Banyuates, juga untuk lebih mempromosikan Waduk Nipah agar lebih hidup.

”Kehadiran perwakilan DPR RI ke waduk ikut memikirkan mempromosikan Nipah menjadi destinasi nasional. Juga, mempertemukan dengan anak muda yang memiliki gagasan dan perubahan. Lokasi di sini juga sumber irigasi bagi pertanian di pantura,” tandas Ijonk, sapaan akrabnya. 

(mr/adi/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia