alexametrics
Minggu, 05 Apr 2020
radarmadura
Home > Sastra & Budaya
icon featured
Sastra & Budaya

Pengarang Sastra Madura Dapat Buku Tora

17 Maret 2020, 18: 04: 57 WIB | editor : Abdul Basri

APRESIASI: Pemred JPRM Lukman Hakim AG. (kiri) menyerahkan sejumlah buku kepada Ahmad Muhli Junaidi untuk beberapa penulis di Pondok Pesantren Annuqayah kemarin.

APRESIASI: Pemred JPRM Lukman Hakim AG. (kiri) menyerahkan sejumlah buku kepada Ahmad Muhli Junaidi untuk beberapa penulis di Pondok Pesantren Annuqayah kemarin. (RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Jawa Pos Radar Madura (JPRM) berkomitmen turut serta dalam pelestarian dan pengembangan sastra berbahasa Madura. Salah satunya dengan penyediaan ruang khusus karya berbahasa Madura melalui rubrik Sastra Budaya setiap Minggu.

Penerbitan karya sastra berbahasa Madura ini terbit pertama pada Juli 2015. Memuat cerita pendek (cerpen), puisi, esai, dan resensi berbahasa Madura. Rubrik ini banyak memublikasikan karya penulis dengan berbagai latar belakang.

Dari ruang ini lahir buku Tora; Satengkes Carpan Madura (2017). Buku ini merupakan kumpulan 63 careta pandha’ (carpan) yang terbit di rubrik Sastra Budaya sejak Juli 2015 hingga Desember 2016.

Pemred JPRM Lukman Hakim AG mengungkapkan, buku Tora diberikan secara gratis kepada setiap penulis yang karyanya terbit di halaman Sastra Budaya sejak Januari 2020. Kemarin (16/3) dia mengantarkan sejumlah buku untuk penulis di Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk.

Buku-buku itu ditujukan kepada N. Aini, J. Akid Lampacak, Ahmad Muhli Junaidi, M. S. Agie, Muhtadi ZL, Muhammad Affan Adzim, dan An-Naufil, Ahmad Nyabeer. Para penulis bisa mengambil ke Guru SMA 3 Annuqayah Ahmad Muhli Junaidi.

Muhli Junaidi menyambut baik penyediaan ruang khusus bahasa Madura ini. Menurut dia, JPRM merupakan satu-satunya media massa yang menyediakan ruang khusus sastra Madura.

Guru mata pelajaran sejarah itu menyambut baik reward yang diberikan JPRM berupa buku Tora; Satengkes Carpan Madura bagi penulis yang karyanya dimuat di halaman Sastra Budaya JPRM. Buku tersebut dapat menambah pengetahuan dan koleksi buku berbahasa Madura.

”Terima kasih JPRM selama lima tahun tetap istiqomah menerbitkan karya sastra berbahasa Madura. Apalagi, reward yang diberikan kepada penulis juga buku berbahasa Madura. Ini menarik,” kata Muhli. 

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia