alexametrics
Jumat, 03 Apr 2020
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Bakal Telusuri ASN Eks Pengikut HTI

13 Maret 2020, 19: 26: 21 WIB | editor : Abdul Basri

Bakal Telusuri ASN Eks Pengikut HTI

Share this      

SAMPANG – Pemerintah secara resmi sudah membubarkan organisasi masyarakat (ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Meski begitu, bukan berarti hal itu diiringi dengan terhapusnya paham yang diajarkan kepada pengikutnya. Hal itu yang diwaspadai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.

Pj Sekkab Sampang Yuliadi Setiawan memastikan HTI sudah lenyap dari Kota Bahari. Itu sejalan dengan pembubaran yang dilakukan pemerintah pusat pada 2017. Pasalnya, ormas tersebut dinilai tidak sesuai dengan fondasi NKRI. ”Kalaupun ada, namanya eks HTI,” katanya Rabu (11/3).

Meski begitu, pihaknya tetap mewaspadai merebaknya paham terlarang itu di Sampang. Apalagi, pihaknya mengakui bahwa terdapat ASN yang pernah ikut aliran ormas yang bercita-cita mendirikan negara khilafah itu.

Pihaknya akan mengidentifikasi ASN mantan anggota HTI melalui organisasi perangkat daerah (OPD). ”Dulu waktu HTI masih eksis, ada beberapa (PNS) yang menjadi pengikutnya. Tentunya kita akan cek melalui dinas masing-masing,” ungkapnya.

Menurut dia, penanganan paham yang dianut dalam HTI butuh proses lama. Pasalnya, hal itu berkaitan dengan ajaran. Butuh pembinaan agar pemahaman yang salah tersebut bisa kembali seperti semula.

”Sebagaimana anjuran, kita akan bicara dari hati ke hati. Sebab, paham itu tidak bisa serta-merta dengan mudah lepas begitu saja,” ujarnya.

Wawan menambahkan, sebelum menjadi abdi Negara, semua ASN diambil sumpah agar setia dan taat kepada Pancasila. Hal itu tertuang dalam Panca Prasetya Korpri. Untuk itu, pihaknya berjanji akan menangani serius paham tersebut.

Bahkan, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi kepada ASN yang terang-terangan mengampanyekan paham itu. Menurutnya, hal itu sudah keluar dari konstitusi. ”Sebab, hal itu sudah jelas tidak taat kepada Pancasila,” tegasnya. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia