alexametrics
Senin, 06 Apr 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Curi Pompa Tetangga, Seorang Pemuda di Sampang Dibui. 3 Rekannya Buron

21 Februari 2020, 18: 18: 16 WIB | editor : Haryanto

TAK BERKUTIK: Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang saat menginterogasi tersangka.

TAK BERKUTIK: Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang saat menginterogasi tersangka. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Karena mencuri pompa air milik tetangga, Moh Ali dilaporkan ke polisi. Warga Jalan Makboel, Kelurahan Polagan berusia 35 tahun itu kini dijebloskan ke penjara.

Ceritanya, H. Ainur mengontrol lahan tambaknya yang berada di Jalan Makboel pada Jumat (31/1) sekitar pukul 09.00. H. Ainur kaget karena pintu pagar sumur bornya terbuka.

Saat dicek, pipa yang tersambung ke pompa air terpotong. Pompa air yang terpasang di kedalaman sekitar 110 meter pun raib. Kasus tersebut lalu dilaporkan ke polisi.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang mengatakan, setelah melakukan penyelidikan, polisi lalu mengamankan Moh. Ali. Hal itu, sesuai kesaksian sejumlah warga.

"Saat malam hari, warga melihat ada orang masuk ke area tambak. Setelah mengantongi identitasnya, Moh. Ali diamankan di rumahnya pada Senin (17/1),” imbuh Riki.

Menurutnya, saat diinterogasi, tersangka mengaku beraksi bersama keempat rekannya. “Saat ini, sudah dimasukkan ke Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas mantan Kasatresnarkoba Polresta Banyuwangi itu.

Dijelaskan, para tersangka memiliki peran berbeda. Moh. Ali dan Hayat bertugas merusak pintu pagar gembok. “Sementara ketiga temannya yaitu Sulton, Akbar dan Badri mengawasi situasi,” lanjutnya.

Riki menambahkan, polisi mengamankan Barang Bukti (BB) berupa tali, paralon, kunci, gergaji dan sepeda motor. “Tersangka diancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara,” imbuhnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia