Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pria Penadah Motor Curian Itu Bergelar Haji

13 Februari 2020, 10: 24: 46 WIB | editor : Abdul Basri

BEBER: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra didampingi Wakapolres Kompol Deki Hermawan, Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja, dan Kasubaghumas AKP Mohamad Bahrudi merilis tersangka dan barang bukti tindak kejahatan kemarin.

BEBER: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra didampingi Wakapolres Kompol Deki Hermawan, Kasatreskrim AKP Agus Sobarnapraja, dan Kasubaghumas AKP Mohamad Bahrudi merilis tersangka dan barang bukti tindak kejahatan kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

SEMENTARA itu, Polres Bangkalan mengungkap identitas tersangka penadah 77 sepeda motor di Desa/Kecamatan Tangjungbumi. Tersangka yang ditangkap polisi bertitel haji. Yaitu, Mustaki, 37.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, dari 77 unit itu, 54 unit sudah diidentifikasi. Pemilik 54 kendaraan itu sudah diketahui berdasar data registrasi dan identifikasi (regident). Sementara sisanya hanya diketahui nomor rangka dan mesin.

Karena itu, pihaknya sudah membagikan data itu untuk diketahui masyarakat. ”Bagi yang merasa memiliki, datang ke polres dengan membawa bukti kepemilikan dan kami kembalikan gratis,” tegas perwira asal Sidoarjo itu.

Mustaki di hadapan wartawan mengaku hanya menjaga kendaraan yang dipasok temannya. Selain yang diamankan polisi, sudah ada sembilan motor yang sudah laku dijual. Pria yang sudah menunaikan ibadah haji itu mengaku menyesal karena menjadi penadah kendaraan tindak kejahatan. ”Kalau ada yang mau beli, dijual,” tuturnya sambil menundukkan kepala.

Selain itu, dalam sepekan Polres Bangkalan mengungkap sepuluh kasus dengan enam tersangka. Meliputi tiga kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat).

Untuk curat tiga kasus dengan satu tersangka. Curas dua kasus dua tersangka. Pencurian biasa (curbis) satu kasus satu tersangka. Lalu, curanmor satu kasus satu tersangka. Terakhir penadahan satu tersangka tiga kasus.

Tersangka kasus curanmor Hosni, 30, warga Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis. Kasus penadahan H Mustaki, 37, warga Desa/Kecamatan Tangjungbumi. Sedangkan tersangka kasus curas Buhori, 50, warga Desa Alaskokon, Kecamatan Modung dan Jalaludin, 27, warga Dusun Temor Jarat, Desa Alang-Alang, Kecamatan Tragah.

Lalu, tersangka kasus curat Asik Yulianto, 21, warga Kelurahan Pejagan, Kecamatan Bangkalan. Terakhir tersangka curbis Mulia, 39, warga Desa Tagungguh, Kecamatan Tanjungbumi.

Rama menerangkan, modus pelaku curas mengambil HP di jalan raya dengan menendang korban. Namun, korban mempertahankan HP-nya hingga terjadi Tarik-menarik. Bahkan, ada ancaman kekerasan dari pelaku. ”Kejadiannya pada 1 Februari,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku berhasil diamankan oleh anggota pada 8 Februari dengan tersangka Jalaludin di Kecamatan Tragah. Sedangkan kasus curanmor di Galis pada 31 Januari dengan tersangka Hosni bin Marsilan. ”Kurang lebih ada empat orang terduga penyuplai,” jelasnya.

(mr/luq/rul/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia