Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Kasus Pembunuhan Pengantin Baru Terkuak, Ini Identitas Pelakunya

10 Februari 2020, 20: 23: 50 WIB | editor : Haryanto

TAK BERKUTIK: Ennan saat diinterogasi Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, Senin (10/2).

TAK BERKUTIK: Ennan saat diinterogasi Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, Senin (10/2). (Aminatus Suhra/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Ennan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pria 36 tahun asal Desa Tenunan, Kecamatan Manding itu dibui karena menghabisi nyawa Ach Wakid.

Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, Ennan menyerahkan diri ke polisi diantar Kepala Desa (Kades) Tenunan dan keluarganya.

Saat diinterogasi Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, alasan Ennan menghabisi nyawa Wakid karena sakit hati. Sebab, Wakid menikahi bekas pacarnya.

"Tersangka dendam. Sebab, diancam Wakid agar tidak mendekati istrinya. Ancaman tersebut disampaikan melalui telepon,” kata Deddy Supriadi.

Dijelaskan, tersangka mengaku menyabetkan celurit ke perut Wahid sebanyak tiga kali. "Setelah korban ambruk, tersangka lalu kabur ke arah timur sambil menenteng celurit,” kata Deddy Supriadi.

Widiarti menambahkan, akibat sabetan senjata khas Madura itu, Wakid mengalami luka robek pada perut sebelah kiri sepanjang 20 centimeter. "Kedalaman luka sekitar 10 centimeter," pungkasnya.

Perlu diketahui, Wakid tewas dibacok Ennan pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 14.00. Saat itu, korban bersama mertuanya yakni Busiya (50) hendak ke sawah. (Aminatus Suhra)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia