Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Pengantin Baru di Sumenep Tewas Dibacok, Motifnya Diduga Karena Ini

08 Februari 2020, 22: 14: 46 WIB | editor : Haryanto

SEMPAT DIRAWAT: Petugas Puskesmas Manding saat berusaha menolong nyawa Ahmad Wakid, Sabtu (8/2).

SEMPAT DIRAWAT: Petugas Puskesmas Manding saat berusaha menolong nyawa Ahmad Wakid, Sabtu (8/2). (Aminatus Suhra/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP - Warga Desa Gadding, Kecamatan Manding dihebohkan pembacokan Ahmad Wakid, Sabtu (8/2). Pria berusia 37 tahun itu akhirnya tewas karena luka sabetan di perut.

Y, salah satu warga Desa Gadding menuturkan, lokasi pembacokan di dekat rumah Wakid dan terjadi sekitar pukul 14.00. "Korban sempat dirawat di Puskesmas Manding," katanya.

Menurut Y, Wakid sebenarnya warga Desa Larangan Karta, Kecamatan Batuputih. Istrinya, warga Desa Gadding. "Sekitar setengah bulan yang lalu Wakid tinggal di Gadding," imbuhnya.

Dijelaskan, pembacokan terjadi saat pengantin anyar itu baru beberapa meter keluar dari rumah. "Korban sudah dibawa ke Larangan Karta untuk dimakamkan," ulas Y.

Pria 25 tahun itu menambahkan, pembacokan diduga kuat dilatarbelakangi asmara. Sebelum kejadian, warga mendengar korban diancam jika ngotot menikah.

”Warga di sini sudah tahu terduga pelakunya. Selama ini, terduga pelaku dikenal sebagai bajingan, ”jelas Y.

Sementara itu, Kasubbaghumas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, polisi sedang memburu terduga pelaku. "Sampai saat ini masih dilakukan pengejaran," jelasnya. (jun)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia