Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Dilaporkan Rudapaksa Pacar, Seorang Pemuda di Sampang Diciduk Polisi

Setelah 6 Bulan Kabur ke Jakarta dan Surabaya

08 Februari 2020, 13: 06: 02 WIB | editor : Haryanto

BIADAB: FI saat diinterogasi Kapolres Sampang AKBP Didit BWS.

BIADAB: FI saat diinterogasi Kapolres Sampang AKBP Didit BWS. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Kerja keras Satreskrim Polres Sampang mengungkap kasus asusila terhadap SR membuahkan hasil. Buktinya, polisi menerima FI setelah buron selama enam bulan lebih.

FI dan SR sama-sama memilih sebagai warga Kecamatan Kota Sampang. "SR menarik 16 tahun. Korban merupakan pacar tersangka," kata Kapolres Sampang AKBP Didit BWS.

Dijelaskan, kasus rudapaksa terjadi pada Sabtu (26/82019). Awalnya, FI mengundang SR ke Camplong hingga pukul 22.30. "Di suatu tempat, FI menyetubuhi SR. Jika menolak, SR mau dibunuh," terang Didit BWS.

Didit BWS menambahkan, FI lolos setelah melancarkan aksinya. Selain Jakarta, FI sempat bersembunyi di Surabaya. "Setelah menerima informasi pulang ke Sampang, kami tangkap FI di Rumah," lanjutnya.

Mantan Kapolres Trenggalek itu mengungkapkan, polisi mengamankan beberapa Barang Bukti (BB). Salah satunya, pakaian SR. "Tersangka diancam hukuman maksimal 15 tahun," tegas Didit BWS. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia