Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Diburu Sebulan Lebih, Polisi Akhirnya Ciduk DPO Narkoba asal Banyuates

06 Februari 2020, 19: 41: 37 WIB | editor : Haryanto

TAK BERKUTIK: Kapolres Sampang AKBP Didit BWS saat menginterogasi Muniri.

TAK BERKUTIK: Kapolres Sampang AKBP Didit BWS saat menginterogasi Muniri. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Setelah melakukan pengejaran sebulan lebih, Satresnarkoba Polres Sampang berhasil menangkap Muniri, warga Desa/Kecamatan Banyuates.

Pria berusia 54 tahun tersebut diringkus karena masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyalahgunaan narkoba jenis Sabu-Sabu (SS).

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, Muniri ditetapkan DPO karena istrinya yang bernama Murniyati menyimpan SS seberat 101,84 gram.

PASRAH: Kapolres Sampang AKBP Didit BWS menunjukkan BB narkoba.

PASRAH: Kapolres Sampang AKBP Didit BWS menunjukkan BB narkoba. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

"Istrinya ditangkap di rumahnya pada Selasa (31/12/2019). Sekarang Muniri menyusul," katanya.

Dijelaskan, Muniri sempat kabur ke Bangkalan. Tapi, akhirnya diringkus di rumahnya pada Rabu (5/2) sekitar pukul 14.00. "Muniri bandar dan barangnya banyak," imbuh Didit BWS.

Ditambahkan, sehari-hari Muniri bekerja sebagai tukang las di rumahnya. "Ngakunya dua bulan menjual SS. Sebulan bisa mengantongi Rp 5 juta,” lanjut Didit BWS.

Sementara itu, Polsek Ketapang juga mengamankan Aliman, 45, warga Kecamatan Ketapang. Sebab, menyimpan SS seberat 0,48 gram, sendok, kotak dan kilip.

"Aliman diciduk di rumahnya pada Rabu (5/2) sekitar pukul 10.00," pungkas Didit BWS yang sebelumnya menjabat Kapolres Trenggalek itu. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia