Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Rudapaksa Pelajar, Enam Remaja Tanggung di Sampang Ditangkap Polisi

01 Februari 2020, 13: 47: 52 WIB | editor : Haryanto

PASRAH: Para tersangka pencabulan saat diinterogasi Kapolres Sampang AKBP Didit BWS.

PASRAH: Para tersangka pencabulan saat diinterogasi Kapolres Sampang AKBP Didit BWS. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Satreskrim Polres Sampang menangkap enam remaja asal Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang.  Sebab, diduga merudapaksa pelajar berinisial MS (14) yang notabene tetangga tersangka.

Keenam tersangka tersebut yakni Khoirul Arifin (25), Khozairi (22), Yadi (23), Mat Sehri (20), Ismail (23) dan RS (17). Seorang lagi bernama Amin (21) dan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, MS semula diajak Khoirul Arifin ke ladang kosong pada Juni 2019 sekitar pukul 21.00. Meski MS menolak, Khoirul Arifin memaksa dan menyetubuhinya.

"Saat MS disetubuhi, Khozairi datang dan pura-pura merekam. Khoirul Arifin lari dan giliran Khozairi menyetubuhi MS. Jika menolak, Khozairi mengancam akan menyebar videonya," katanya.

Dijelaskan, nomor handphone MS lalu diberikan kepada Yadi dan tersangka lainnya. Modus yang digunakan para remaja tanggung itu, mengancam akan menyebarkan video mesum jika MS menolak disetubuhi.

"Semua tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan maksimal 15 tahun," pungkas Didit BWS. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia