Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Sumenep

Puluhan Pendaftar PPK Gugur

29 Januari 2020, 06: 22: 21 WIB | editor : Abdul Basri

Rafiqi Divisi SDM dan Parmas KPU Sumenep

Rafiqi Divisi SDM dan Parmas KPU Sumenep (RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – KPU Sumenep mengumumkan nama-nama pendaftar panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang lolos seleksi administrasi kemarin (28/1). Ada 613 pendaftar PPK untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sumenep 2020. Setelah diverifikasi, hanya 540 pendaftar yang berkas pendaftarannya memenuhi syarat (MS).

Komisioner KPU Sumenep SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Rafiqi menyampaikan, 73 pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Mereka TMS karena tidak melengkapi beberapa dokumen. Misalnya, surat keterangan sehat bukan dari puskesmas, melainkan dari klinik. Ada juga yang kurang materai.

Kemudian, data pendaftar seperti fotokopi ijazah tidak dilegalisir stempel basah. Tidak hanya itu, ada berkas pendaftar seperti surat keterangan (suket) pengganti kartu tanda penduduk (KTP) yang telah melampaui masa berlaku. ”Ada juga tanggal lahir di KTP berbeda dengan ijazah. Itu beberapa temuan kami yang menyebabkan pendaftar tidak lolos seleksi,” ungkapnya.

Setelah diumumkan, masyarakat bisa melakukan tanggapan terhadap 540 nama pendaftar yang lolos seleksi administrasi. Misalnya, masyarakat tidak merekomendasikan salah satu pendaftar untuk diloloskan karena terlibat tindak kriminal, narkoba, dan sebagainya.

Masyarakat yang akan melakukan tanggapan harus menyampaikannya secara tertulis ke kantor KPU Sumenep, berikut membawa bukti atau alasan. Setelah itu, panitia rekrutmen akan memanggil yang bersangkutan untuk diklarifikasi. ”Masyarakat diberi ruang untuk memberikan tanggapan mengenai nama-nama pendaftar PPK yang lolos seleksi administrasi di masing-masing kecamatan,” kata Rafiqi.

Tahapan berikutnya adalah tes tulis yang akan dilaksanakan Kamis (30/1). Seluruh pendaftar PPK yang lulus seleksi administrasi wajib melalui tahapan tersebut. Jika tidak ikut tes tersebut, otomatis gugur. ”Setelah tes, lanjut dilakukan pemeriksaan hasil tes tulis. Kami diberi waktu antara 3–5 Februari untuk mengumumkan pendaftar yang lolos tes ini,” terangnya.

Setelah diumumkan nama-nama pendaftar PPK yang dinyatakan lolos tes tulis, masyarakat kembali diberi kesempatan memberikan pandangannya. Tanggapan bisa dilakukan pasca pengumuman. ”Ada waktu sekitar sembilan hari untuk melakukan tanggapan,” ujarnya.

Pendaftar yang lolos tes tulis akan kembali disaring untuk menentukan lima orang PPK di setiap kecamatan. Proses seleksi berikutnya dilakukan dalam bentuk tes wawancara. Untuk itu, Rafiqi meminta kepada pendaftar yang lolos setiap tahapan seleksi agar mempersiapkan diri.

”Antara 27–28 Februari baru diumumkan lima PPK di 27 kecamatan di Sumenep yang lolos seleksi. Setelah itu, pada 29 Februari pelantikan,” tandasnya.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia