Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Enam Kandidat Ambil Formulir di PPP

20 Januari 2020, 12: 44: 28 WIB | editor : Abdul Basri

Enam Kandidat Ambil Formulir di PPP

Share this      

SUMENEP – Sudah tiga hari DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumenep membuka penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan (bacawabup). Ada enam kandidat yang berebut rekomendasi partai berlambang Kakbah tersebut.

Sekretaris DPC PPP Sumenep M. Syukri menyampaikan, ada enam kandidat yang sudah mengambil formulir pendaftaran ke partainya. Di antaranya, Donny M. Siradj, Fattah Jasin, Muhammad Unais Ali Hisyam, Azasi Hasan, Malik Effendi, dan Ali Fikri A. Warits.

Namun, tidak semua kandidat yang mengambil formulir pendaftaran mengembalikan berkas. ”Yang mengembalikan berkas itu Donny M. Siradj. Dia sudah mengambil sekaligus sudah mengembalikan,” ungkap Syukri kemarin (19/1).

Dari enam kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, hanya satu yang berminat maju sebagai wakil bupati. Sisanya berebut rekomendasi DPP PPP untuk bacabup Sumenep. ”Yang mengambil formulir sebagai bacawabup hanya Kiai Ali Fikri,” kata Syukri.

Diakui, meski pendaftaran sudah tiga hari dibuka, namun Ketua DPC PPP Sumenep Moh. Shalahuddin A. Warits  belum mengambil formulir pendaftaran. Padahal, pria yang akrab disapa Ra Mamak itu salah satu figur yang dirumorkan maju di pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020.

Bahkan, nama Ra Mamak sendiri tercatat sebagai salah satu kandidat yang mendaftarkan diri kepada partai lain. Seperti DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasional Demokrat (Nasdem). ”Ra Mamak sendiri masih belum (mengambil formuli pendaftaran, Red),” tutur pria yang juga ketua Bapemperda DPRD Sumenep itu.

Syukri mengungkapkan, dari lima kandidat yang belum mengembalikan formulir pendaftaran, sampai saat ini belum konfirmasi kapan mereka akan menyerahkan formulir ke partainya. Penutupan penjaringan berakhir besok, Selasa (21/1).

”Kalau memang banyak mengajukan di akhir penutupan, tentunya sampai malam,” ujarnya.

Dengan perolehan tujuh kuris di DPRD Sumenep, tidak heran banyak pihak yang ingin mendapat dukungan dari PPP. Syukri mengaku senang dengan banyaknya kandidat yang mengambil formulir. Itu menandakan iklim politik di Kabupaten Sumenep bagus.

”Tentunya dengan banyak yang mendaftar sangat baik, menandakan politik di Sumenep sangat dinamis,” tuturnya.

Pihaknya hanya melakukan penjaringan. Soal siapa yang akan direkom akan menjadi kewenangan DPP PPP. Termasuk dengan siapa nanti harus berkoalisi juga bukan ranah DPC PPP Sumenep.

”Nanti petunjuknya seperti apa, kemudian kita akan ikuti permintaan DPP itu,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Moh. Unais Ali Hisyam mengaku dirinya belum datang langsung ke kantor DPC PPP Sumenep. Namun, bukan tidak mungkin tim suksesnya yang mengambilkan berkas di DPC PPP. Meski begitu, formulir pendaftaran itu belum sampai kepada dirinya.

”Saya tidak tahu, mungkin teman-teman yang mengambilkan,” tuturnya.

Mantan anggota DPR RI itu belum memastikan apakah formulir pendaftaran tersebut akan dikembalikan atau tidak. Dia masih akan mempelajari ketentuan-ketentuan di dalamnya.

”Saya masih belum tahu seperti apa formatnya, kita akan pelajari dulu. Kalau nanti searah dan sejalan, tentu akan kami kembalikan,” katanya.

Sementara itu, Malik Effendi juga mengaku belum datang langsung untuk mengambil formulir pendaftaran di DPC PPP. Namun, lanjut Malik, mungkin yang mengambilkan formulir pendaftaran tim suksesnya.

Malik mengaku sampai saat ini pihaknya belum ada keinginan untuk maju dengan dukungan PPP. Namun bukan tidak mungkin, keinginannya itu, hari ini atau besok akan berubah. ”Sementara belum ada minat untuk mendaftar. Tidak tahu kalau besok, (hari ini, Red) kan masih sampai tanggal 21,” tukasnya. (jup)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia