Sabtu, 22 Feb 2020
radarmadura
icon featured
Sampang

Miris! Dinkes Akui Puskesmas di Sampang Kekurangan Perawat dan Dokter

16 Januari 2020, 02: 18: 27 WIB | editor : Haryanto

BERI KETERANGAN: Plt Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi saat ditemui di ruangannya.

BERI KETERANGAN: Plt Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi saat ditemui di ruangannya. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Saat ini, Sampang memiliki 22 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Ironisnya, hingga saat ini masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM). Termasuk tenaga dokter.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang Agus Mulyadi membenarkan hal tersebut. "Mulai dari perawat, dokter dan tenaga lainnya. Kebanyakan, ada tiga dokter di setiap puskesmas," katanya.

Diceritakan, Puskesmas Kedungdung yang disidak Bupati Sampang H. Slamet Junaidi pada Senin lalu (13/1) memang kekurangan SDM. Tenaga PNS yang bertugas di puskesmas hanya 33 orang.

"Jumlah dokternya ada tiga orang. Rinciannya satu dokter menjabat kepala puskesmas dan dua orang lainnya fungsional," ucapnya.

Menurut Agus, staf puskesmas tidak hanya memberikan pelayanan di kantor. Tapi, juga harus turun ke desa-desa untuk memberikan penyuluhan. Termasuk ke sekolah-sekolah.

"Jadi, separuh dari pegawai di puskesmas itu banyak bertugas di luar. Dan puskesmas juga banyak yang diurusi. Termasuk administrasi," tuturnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia