Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Simpan Sabu Sabu 9 Gram Lebih di Kamar, Mantan TKI Diringkus Polisi

15 Januari 2020, 18: 58: 25 WIB | editor : Haryanto

MEMALUKAN: Kapolres Sampang AKBP Didit BWS saat menginterogasi Hamzah, Rabu (15/1).

MEMALUKAN: Kapolres Sampang AKBP Didit BWS saat menginterogasi Hamzah, Rabu (15/1). (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Mohammad Hamzah, warga Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah diringkus polisi. Sebab, pria berusia 42 tahun tersebut menyimpan narkoba jenis Sabu-Sabu (SS) di kamarnya.

Ceritanya, anggota Polres Sampang mendapat informasi peredaran narkoba di Sokobanah pada Sabtu (11/1). Kemudian, ditindaklanjuti dengan menggerebek rumah Hamzah sekitar pukul 14.30.

Kapolres Sampang AKBP Didit BWS mengatakan, saat menggeledah rumah Hamzah, polisi menemukan Barang Bukti (BB) tiga paket SS di kamar tersangka.

"Paket SS tersebut terdiri dari kemasan 5,81 gram, 3,10 gram dan 0,58 gram. Totalnya 9,49 gram," ujarnya.

Dijelaskan, polisi juga menemukan BB lain berupa 34 klip kosong, satu sendok, satu timbangan elektrik, satu kotak plastik, dan satu plastik warna hitam. "Termasuk, satu plastik klip berukuran besar," imbuhnya.

Menurut Didit BWS, penyidik mengategorikan Hamzah sebagai pengedar. Sebab, dua tersangka sebelumnya yang diciduk polisi yakni Supriyadi dan Pardi mengaku mendapat SS dari Hamzah.

"Supriyadi diamankan pada 13 April 2018 dengan BB SS seberat 1,88 gram dan Pardi diamankan 18 Mei 2019 dengan BB SS seberat 1,84 gram. Keduanya warga Sokobanah," lanjutnya.

Alumni Akpol 2000 itu menambahkan, Hamzah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2018. "Berjualan narkoba sekitar satu tahun sepulang dari Malaysia," pungkasnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia