Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Berita Kota

Jawa Pos Radar Madura Terverifikasi Dewan Pers

14 Januari 2020, 22: 31: 38 WIB | editor : Abdul Basri

KOMPETEN: Pemred JPRM Luqman Hakim (lima dari kiri) menyerahkan sertifikat verifikasi Dewan Pers kepada Direktur PT Madura Intermedia Pers Abdul Aziz didampingi GM Moh. Tojjib dan kru redaksi kemarin.

KOMPETEN: Pemred JPRM Luqman Hakim (lima dari kiri) menyerahkan sertifikat verifikasi Dewan Pers kepada Direktur PT Madura Intermedia Pers Abdul Aziz didampingi GM Moh. Tojjib dan kru redaksi kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Jawa Pos Radar Madura telah menuntaskan proses pendapatan sebagai perusahaan pers. Bahkan, media yang berkantor pusat di Jalan Soekarno Hatta Bilaporah Bangkalan ini telah terverifikasi faktual. Sertifikat verifikasi bernomor 496/DP-Verifikasi/K/XII/2019 itu diterima Pemimpin Redaksi (Pemred) JPRM Luqman Hakim kemarin (13/1).

Luqman mengungkapkan, untuk lulus verifikasi tidak mudah. Berkas yang harus disiapkan tidak sedikit. Termasuk syarat bahwa Pemred selaku penanggung jawab harus wartawan utama. ”Kita sudah punya tiga wartawan yang telah lulus UKW (uji kompetensi wartawan) tingkat utama,” jelas pria asal Sumenep itu.

Berkas yang disiapkan untuk pendataan tidak hanya yang berhubungan langsung dengan redaksi. Tetapi, juga benar-benar menunjukkan bahwa PT Madura Intermedia Pers merupakan perusahaan pers. Karena itu, berkas pendataan ini juga berkaitan dengan peraturan perusahaan, gaji wartawan, legalitas perusahaan, dan lain-lain. ”Semua itu bisa kita penuhi dengan baik,” tambahnya.

Dengan demikian, proses pendataan oleh Dewan Pers berjalan lancar. Semua berkas itu diunggah di laman resmi Dewan Pers. Berkas-berkas itu kemudian dinyatakan terverifikasi secara administrasi.

Namun, langkah itu belum cukup. Tim Dewan Pers kemudian turun ke kantor pusat JPRM pada Rabu malam (30/10/2019). Kedatangan mereka untuk melakukan verifikasi faktual terhadap berkas yang telah diunggah itu. Verifikasi faktual juga berjalan tanpa kendala.

Setelah itu JPRM dinyatakan terverifikasi. Sertifikat verifikasi bernomor 496/DP-Verifikasi/K/XII/2019 tertanggal 9 Desember 2019. ”Semua tahapan telah kita lalui. Terima kasih kepada Dewan Pers telah memverifikasi JPRM,” terangnya.

Sertifikat tersebut kemudian oleh Pemred JPRM Luqman Hakim diserahkan kepada Direktur PT Madura Intermedia Pers Abdul Aziz. Aziz menegaskan, sertifikat verifikasi ini semakin meneguhkan JPRM sebagai media berkompeten. ”Bukan sebagai perusahaan biasa. Ada syarat khusus sebagai perusahaan media,” jelas Aziz.

Saat melakukan verifikasi faktual, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers M. Agung Dharmajaya mengapresiasi JPRM. Agung mengapresiasi JPRM yang sudah mengajukan dan menjalani verifikasi faktual. Langkah ini diharapkan juga dilakukan perusahaan media lain, terutama di Pulau Garam.

”Ini bagian dari keseriusan kami, juga keseriusan dari pemohon untuk sama-sama klir secara legalnya, faktualnya, keberadaannya, dan eksistensinya,” jelasnya setelah memeriksa berkas dan kelengkapan JPRM.

Dewan Pers, kata Agung, terus mendorong perusahaan media yang belum melakukan pendataan untuk segera melakukan pendataan. Jika ada hal-hal yang terkendala berkas, bisa dikomunikasikan. ”Sekali lagi saya yakin, setiap masalah kalau bisa dikomunikasikan, pasti ada jalan keluarnya,” tegasnya didampingi Kabid Pendataan Media Sekretariat Dewan Pers Deritawati malam itu.

General Manager JPRM Moh. Tojjib menambahkan, sertifikat verifikasi itu membuktikan bahwa PT Madura Intermedia Pers benar-benar perusahaan pers. Sertifikat itu sekaligus meyakinkan masyarakat untuk bekerja sama dengan JPRM. ”Verifikasi ini juga berkat dukungan pembaca. Terima kasih atas kepercayaannya,” kata mantan Pemred JPRM itu.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia