Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sumenep

Bupati Busyro Pesan Selalu Ikuti Aturan

Sertijab Kepala Rutan Kelas II-B Sumenep

14 Januari 2020, 22: 27: 26 WIB | editor : Abdul Basri

SELAMAT DAN SUKSES: Bupati Sumenep A. Busyo Karim (berkopiah) foto bersama Beni Hidayat (dua dari kanan) dan Agus Salim (dua dari kiri) beserta istri pada acara Sertijab Kepala Rutan Kelas II-B Sumenep kemarin.

SELAMAT DAN SUKSES: Bupati Sumenep A. Busyo Karim (berkopiah) foto bersama Beni Hidayat (dua dari kanan) dan Agus Salim (dua dari kiri) beserta istri pada acara Sertijab Kepala Rutan Kelas II-B Sumenep kemarin. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Rutan Kelas II-B Sumenep ganti nakhoda. Beni Hidayat kini diangkat menjadi Kepala Satuan Keamanan Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung. Sementara Agus Salim menggantikan posisi Beni Hidayat menjadi orang nomor satu di lingkungan Rutan Kelas II-B Sumenep.

Serah terima jabatan (sertijab) berlangsung di Rutan Kelas II-B Sumenep kemarin (13/1). Bupati Sumenep A. Busyro Karim hadir langsung beserta jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) dan tamu pejabat penting lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan selamat dan sukses atas jabatan baru yang diemban. Selain itu, ungkapan terima kasih kepada Beni Hidayat yang telah mengabdi di Kota Keris selama 1 tahun 3 bulan. Selama di Sumenep, pria asal Bandung itu telah membawa perubahan positif dalam hal pembinaan pemasyarakatan.

Bupati dua periode itu berpesan agar jabatan baru sebagai Kepala Satuan Keamanan Lapas Kelas 1 Sukamiskin yang diberikan bisa dijalankan dengan baik sesuai aturan dan ketentuan perundang-undangan. Sebab, godaan dan tantangan di tempat baru ini semakin besar. ”Ikuti aturan, insyaallah akan diberikan kelancaran dan akan berdampak baik pada karirnya,” ungkap mantan ketua DPRD Sumenep itu.

Dia juga berharap Kepala Rutan Kelas II-B yang baru bisa bersinergi dengan seluruh stakeholder. Khususnya Pemkab Sumenep dan forkopimda. Dengan demikian, bersama dapat menciptakan Sumenep yang aman dan kondusif.

Agus yang baru melepas jabatan sebagai Kepala Rutan Kelas II Gunung Sindur, Bogor, itu juga diharapkan terus meningkatkan pembinaan kepada seluruh warga binaan Rutan Kelas II-B Sumenep. Dengan harapan, setelah lepas dari jeratan jeruji besi, warga binaan bisa kembali diterima di masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Selain itu, pelatihan keterampilan dan kompetensi kerja yang dirintis Kepala Rutan Kelas II-B Sumenep sebelumnya bisa dikembangkan lebih baik lagi.

”Agar warga binaan ini nantinya setelah kembali ke masyarakat memiliki bekal kompetensi,” pesannya.

Politikus PKB itu menambahkan, dari sekitar 300 warga binaan, 70 persen di antaranya dipenjara akibat kasus tindak pidana narkoba. Untuk itu, diharapkan selama menjadi Kepala Rutan Kelas II-B Sumenep ke depan, Agus bisa memberikan penyadaran kepada warga binaan tersebut untuk terlepas dari jeratan barang haram melalui berbagai kegiatan positif.

”Di sini (rutan, Red) juga ada program tahfidz Quran. Kegiatan ini harus dipertahankan. Karena bisa menjadi salah satu cara menghilangkan kecanduan pada narkoba,” kata pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah Beraji, Gapura, itu.

(mr/bad/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia