Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sumenep

Tebing Longsor, Akses Jalan Ditutup Sementara

11 Januari 2020, 23: 25: 37 WIB | editor : Abdul Basri

MEMBAHAYAKAN: Anggota Kepolisian melakukan penanganan longsoran tebing dengan dipinggirkan.

MEMBAHAYAKAN: Anggota Kepolisian melakukan penanganan longsoran tebing dengan dipinggirkan. (Aminatus Suhra/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Akses Jalan Lingkar Utara di Desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep, ditutup sementara. Itu dilakukan ketika tebing longsor dan separo ruas jalan tertutup Jumat (10/1) sekitar pukul 10.30. Pengendara yang akan melintas diminta menggunakan rute lain.

Tebing jalan longsor akibat diguyur hujan terus-menerus. Sementara, tidak ada penyanggah tebing pada sisi kanan dan kiri jalan.

Zaini, 60, warga Desa Kebunan, mengaku prihatin dengan kondisi jalan menajak tersebut. Selain membahayakan pengendara, longsoran tebing juga mengenai rumah warga di sekitar lokasi.

Dia berharap ada perbaikan di jalan yang baru dibangun itu. Dengan begitu, masyarakat sekitar tidak dihantui ketakutan akan bencana longsor. Apalagi, cuaca saat ini sering tak bersahabat.

”Ditambah tidak ada selokan di samping kanan dan kiri jalan. Melihat lokasinya saja kita ketakutan,” ungkap Zaini.

Ditemui di lokasi longsor, Kapolsek Kota Sumenep AKP Jawali menerangkan, semetara waktu akses Jalan Lingkar Utara ditutup. Penutupan sudah dikoordinasikan dengan pihak Satlantas Polres Sumenep.

Penutupan jalan dilakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Sebagian longsoran tebing sudah dilakukan penanganan dengan dipinggirkan. Namun, karena keterbatasan alat, penanganan belum maksimal.

Pihaknya juga menghubungi pihak terkait untuk segera menangani bencana lonsor tersebut. ”Meliahat kondisinya, untuk mengevakuasi tebing yang runtuh itu perlu menggunakan alat berat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait,” tandasnya. (jun)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia