Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Abdimas UTM Gelar Salawatan dan Sosialisasi Anti Narkoba

10 Januari 2020, 23: 16: 22 WIB | editor : Haryanto

RAMAI: Tamu undangan dan mahasiswa KKN UTM saat menghadiri malam inagurasi.

RAMAI: Tamu undangan dan mahasiswa KKN UTM saat menghadiri malam inagurasi. (Darul Hakim/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Puluhan warga dan mahasiswa  Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang melakukan Pengabdian Masyarakat (Abdimas) Kelompok 13 berkumpul di Balai Desa Gili Anyar, Kecamatan Kamal, Jumat malam (10/1).

Mereka mengikuti malam inagurasi usai mahasiswa dan mahasiswi UTM melakukan KKN tematik. Di dalam kegiatan tersebut, digelar salawatan dan sosialisasi bahaya narkoba.

Noer Kholis, Koordinator Abdimas UTM Kelompok 13 ditemui RadarMadura.id di sela-sela malam inagurasi menuturkan, KKN dilakukan selama 27 hari mulai 16 Desember 2019 sampai 10 Januari 2020.

APRESIASI: Kades Gili Anyar Masdali SH foto bareng Kapolsek Kamal AKP Abd Kadir (kiri) saat menerima kue dari perwakilan mahasiswa UTM.

APRESIASI: Kades Gili Anyar Masdali SH foto bareng Kapolsek Kamal AKP Abd Kadir (kiri) saat menerima kue dari perwakilan mahasiswa UTM. (Darul Hakim/RadarMadura.id)

Selama KKN, pihaknya melakukan teknologi tepat guna (alat pakan lele otomatis), pelatihan pembuatan nuget lele, mengajar formal dan nonformal SD-Madrasah.

"Kami juga melakukan budidaya tumbuhan bibit seperti Tomat, Terong dan Jahe. Juga ada pelatihan pembuatan pupuk organik," ujarnya.

Dijelaskan, pihaknya juga menggelar beberapa perlombaan. Seperti lomba memasukkan botol ke paku, lomba memecahkan balon, nyunggi tampan, dan lain sebagainya.

"Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat," harap pria berusia 21 tahun yang sedang menempuh studi di Jurusan Pendidikan Informatika itu.

Masdali SH, Kades Gili Anyar mengatakan, pelaksanaan KKN membuat desanya kian maju. Sebelumnya, Gili Anyar berstatus desa tertinggal dan saat ini menjadi desa berkembang.

"Itu capaian kami dan menjadi kontribusi yang jelas," kata Wasekjen AKD Bangkalan itu sembari menjelaskan bahwa KKN UTM merupakan yang ketiga.

Masdali SH menambahkan, saat ini desanya sudah memiliki website. "Program kerja yang dilaksanakan saat KKN seperti pembuatan profil desa, penentuan batas desa dan rangkuman jumlah penduduk," ulasnya.

Kapolsek Kamal AKP Abd. Kadir saat menjadi narasumber sosialisasi bahaya narkoba menghimbau kaum muda penerus bangsa tidak menyentuh barang haram.

"Kepada masyarakat Gili Anyar, jangan sekali-kali menyentuh narkoba. Karena hukumannya tidak hanya di dunia, tapi juga di akhirat," ingatnya. (rul)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia