Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Pamekasan

Dihadiri 3.000 Santri, Ponpes Bata-Bata Gelar Kajian Sejarah Islam

10 Januari 2020, 16: 30: 11 WIB | editor : Haryanto

TRANSFER ILMU: Pemateri memyampaikan sejarah Wali Songo di hadapan santri.

TRANSFER ILMU: Pemateri memyampaikan sejarah Wali Songo di hadapan santri. (Nisa for RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN - Kajian sejarah Islam merupakan salah satu kegiatan penting dalam Pekan Ngaji 5 Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata (Muba) di Desa Pana'an, Kecamatan Palenga'an.

Untuk menyukseskan jalannya acara yang digelar pada Kamis (9/1) tersebut, panitia menghadirkan Tim Naqabah Ansab Auliya Tis’ah (NAAT) yang diwakili anggota NAAT Madura.

Selain Kiai Ilzamuddin SP dan Kiai Abdul Hamid Rabah (Pamekasan), hadir juga Kiai Moh Sudi S.Pd.I (Sampang) dan Kiai Nur Holis Bagiry (Bangkalan).

Termasuk Gus Ahmad Irfan Abd Adhim (Sumenep) serta anggota kajian Nasab Kerajaan Maroko Sayyid Syarif Adnan Tilmidzy Idrisy Al Hasany.

Kajian sejarah Islam kali ini mengusung tema “Mengungkap Sejarah Pesantren Madura dan Pesertanya sekitar 3.000 santri dan santriwati Ponpes Muba.

Pantauan RadarMadura.id, narasumber menyampaikan materinya secara runtut tentang sejarah pesantren di Madura.

Dimana, itu sebagai penerus perjuangan dakwah Wali Songo serta merupakan mega proyek Islamisasi di Indonesia pada abad Ke-13 atau abad Ke-14 Masehi.

Sebagaimana umumnya ciri pesantren di Indonesia, fase pertumbuhan dan perkembangannya dapat dikelompakkan menjadi tiga fase.

Fase pertama, dakwah melalui pendekatan langsung kepada masyarakat sesuai kebutuhan masyarakat. Fase kedua masyarakat mendatangi kiai untuk belajar ilmu agama di surau atau langgar.

Fase ketiga, mengembangkan langgar menjadi pondok atau kamar bagi santri yang ingin menimba ilmu.

"Keterkaitan pesantren di Madura dengan Wali Songo dapat dibuktikan secara arkeologi dan manuskrip kuno. Termasuk, keberadaan makam para cicit Wali Songo di Madura," kata K Ilzamuddin.

Ditambahkan oleh Kiai Abdul Hamid Rabah, secara garis besar ulama dan pemimpin pesantren di Madura memiliki hubungan nasab dengan Wali Songo. (sin)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia