Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sampang

Hotel dan Wisata Pantai Camplong Setahun Hanya Sumbang PAD Rp 60 Juta

08 Januari 2020, 12: 49: 55 WIB | editor : Abdul Basri

TERIKAT KONTRAK: Wisatawan berada di Pantai Camplong, Sabtu (4/1).

TERIKAT KONTRAK: Wisatawan berada di Pantai Camplong, Sabtu (4/1). (ANIS BILLAH/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Pengelolaan hotel dan destinasi wisata Pantai Camplong masih terikat kontrak dengan PT Surabaya Inn Group. Kontrak tersebut akan berakhir sepuluh tahun lagi.

Tidak banyak yang didapatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dari hasil pengelolaan hotel dan wisata Pantai Camplong. Hanya ada dua retribusi yang masuk dalam pendapatan asli daerah (PAD). Yakni, dari pengelolaan parkir dan retribusi hotel.

Perinciannya, retribusi Hotel Camplong Rp 57 juta setahun. Sementara untuk pengelolaan parkir Rp 3 juta per tahun.

”Itu sudah kesepakatan pemerintah dengan pihak perusahaan waktu kontrak,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disporabudpar Sampang Imam Sanusi kemarin (7/1).

Pemerintah dan PT Surabaya Inn Group sudah terikat kontrak sejak 15 tahun. Perjanjian kontrak tersebut akan berlangsung hingga 2030.

Karena itu, pemerintah tidak bisa ikut campur dalam pengelolaan atau pengembangan hotel dan wisata Pantai Camplong. Pemerintah memasrahkan penuh semua pengelolaan kepada pihak ketiga.

”Selama masa kontrak, pemkab tidak bisa menambah venue. Pengembangan merupakan kewenangan pihak hotel,” kata Imam kemarin (7/1).

Imam meminta pihak ketiga mendukung realisasi Sampang Gemilang. Yakni, melakukan inovasi agar Pantai Camplong lebih menarik. Apalagi, Pantai Camplong merupakan ikon pariwisata di Kota Bahari sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan.

”Semua destinasi wisata harus berinovasi. Bagaimana caranya agar bisa memikat wisatawan. Utamanya yang dari luar daerah,” sarannya.

General Manager Hotel Wisata Pantai Camplong Bambang Setiadi membenarkan bahwa kontrak pengelolaan wisata Camplong akan berakhir 2030. Pihaknya terus berupaya mengembangkan hotel dan wisata Pantai Camplong. Misalnya, menambah fasilitas sesuai dengan kebutuhan pengunjung.

Saat ini fasilitas kamar hotel sudah bertambah. Dari yang awalnya hanya 14 kamar menjadi 61 kamar. Begitu juga dengan fasilitas destinasi wisata Pantai Camplong.

”Alhamdulillah, pengunjung sudah banyak yang dari luar Madura. Rencananya, kami menambah kolam renang sesuai dengan permintaan pasar,” terangnya.

Apakah akan melanjutkan kerja sama setelah kontrak selesai? Bambang tidak berkomentar banyak.”Bergantung perusahaan, masih punya semangat atau tidak untuk mengelolanya,” tukasnya. (bil)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia