Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sampang

Bupati Sidak Lima Pompa Banjir

Pastikan Berfungsi untuk Antisipasi Banjir

07 Januari 2020, 18: 19: 19 WIB | editor : Abdul Basri

PASTIKAN: Bupati Sampang H Slamet Junaidi didampingi para pejabat melakukan sidak pompa banjir Dag Bukor di Desa Gunung Maddah yang tak bisa berfungsi karena kabelnya dicuri maling.

PASTIKAN: Bupati Sampang H Slamet Junaidi didampingi para pejabat melakukan sidak pompa banjir Dag Bukor di Desa Gunung Maddah yang tak bisa berfungsi karena kabelnya dicuri maling. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Bupati Sampang H Slamet Junaidi didampingi sejumlah pejabat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lima lokasi pompa banjir kemarin (6/1). Mantan anggota DPR RI itu ingin memastikan lima pompa tersebut berfungsi dengan baik.

Secara bergilir, bupati Sampang mendatangi lokasi pompa dan meminta petugas menyalakan mesin. Yakni, pompa di Jalan Bahagia, Kelurahan Rongtengah; pompa Kajuk, Kelurahan Rongtengah; pompa Delima, Kelurahan Gunung Sekar; pompa Teratai, Kelurahan Dalpenang; dan Dag Bukor, Desa Gunung Maddah.

”Tentunya sidak ini untuk memastikan fungsi pompa dalam rangka mengantisipasi banjir yang akan datang,” terang bupati yang akrab disapa Haji Idi itu.

Ada empat pompa yang bisa berfungsi. Namun, satu pompa lumpur banjir tidak berfungsi karena kabelnya dicuri maling.

”Semua pompa pada hakikatnya berfungsi. Hanya ada satu pompa yang terkendala karena kabelnya dicuri maling,” tuturnya.

Pihaknya optimistis pada musim penghujan kali ini tidak akan terjadi banjir lagi. Haji Idi meminta dukungan seluruh warga Sampang untuk sama-sama menjaga keberadaan pompa.

”Pompa itu milik kita. Maka, harus kita jaga. Sebab, fungsinya sangat urgen dalam rangka menanggulangi terjadinya banjir,” tegasnya.

Pihaknya juga menemukan tumpukan sampah plastik di sekitar pompa banjir. Haji Idi menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera membersihkan sampah tersebut.

”Warga di sekitar bantaran Kali Kamoning jangan lagi buang sampah sembarangan. Itu akan mengganggu kelancaran saluran pembuang air,” imbaunya.

Pihaknya berjanji akan mengirim surat pemberitahuan sekaligus permintaan supaya ada perbaikan terhadap satu pompa penyedot lumpur yang rusak akibat kabelnya dicuri maling. ”Kami segera melayangkan surat permohonan perbaikan sekaligus pengadaan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur sehingga seluruh pompa banjir di Kabupaten Sampang dapat difungsikan secara baik dan bermanfaat,” pungkasnya.

(mr/rus/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia