Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

10 Jam Menghilang, Warga Sampang Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur

07 Januari 2020, 01: 45: 15 WIB | editor : Haryanto

SITA PERHATIAN: Petugas dari BPBD mengerumuni massa di sekitar lokasi kejadian.

SITA PERHATIAN: Petugas dari BPBD mengerumuni massa di sekitar lokasi kejadian. (BPBD Sampang for RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG -  Keluarga besar Asdiyeh, warga Dusun Bengian, Desa Gunung Maddah, Kecamatan Kota Sampang berduka. Sebab, nenek berumur 70 tahun tersebut ditemukan meninggal di sumur setelah 10 jam menghilang.

Ceritanya, Asdiyeh dinyatakan hilang oleh pihak keluarganya pada Senin (6/1) sejak pukul 06.00. Setelah dicari, warga setempat yaitu Demiri menemukan Asdiyeh di dalam sumur pada pukul 16.00. Kasus itu lalu dilaporkan ke aparat desa setempat.

Anang Djoenaidi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang mengatakan, pihaknya bergerak setrlah mendapat informasi dari Sekretaris Desa Gunung Maddah.

KROSCEK: Staf BPBD saat mengamati sumur.

KROSCEK: Staf BPBD saat mengamati sumur. (BPBD Sampang for RadarMadura.id)

"Sekitar pukul 16.30, kami langsung berkoordinasi dengan polsek dan Koramil Sampang untuk menuju ke lokasi," katanya.

Menurut Anang, proses evakuasi korban dibantu masyarakat setempat. Jasad korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.00. "Korban saat ditemukan dalam keadaan meninggal," lanjutnya.

Anang menambahkan, pihaknya tidak melakukan otopsi terhadap korban. Sebab, pihak korban menganggap murni kecelakaan. "Keluarganya menolak untuk dilakukan otopsi," tegasnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia