Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Hukum & Kriminal

Kejari Sampang Bakal Usut Laporan Dugaan Pungli Prona Desa Tapaan

05 Januari 2020, 23: 19: 17 WIB | editor : Haryanto

KONFIRMASI: Sejumlah warga Desa Tapaan mendatangi sekretariat LSM FKRT.

KONFIRMASI: Sejumlah warga Desa Tapaan mendatangi sekretariat LSM FKRT. (Rusydi Zain/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) prona di Desa Tapaan tahun 2015 bakal diusut Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang. Hal itu, disampaikan Kasipidsus Kejari Sampang Edi Sutomo.

Menurut dia, institusinya sudah menerima surat laporan secara resmi terkait dugaan pungli prona di Desa Tapaan, Kecamatan Banyuates tahun 2015. Pelapornya adalah LSM FKRT.

"Kami sudah mengkaji dan memeriksa beberapa dokumen pendukung yang telah dilampirkan pelapor. Segera kami tindak lanjuti laporan dugaan pungli prona tersebut," ujarnya.

Dijelaskan, seluruh laporan yang memenuhi syarat pasti ditindaklanjuti. "Tim pasti turun ke lapangan untuk mengumpulkan keterangan sebagai petunjuk," imbuh Edi.

Sementara itu, Ketua LSM FKRT Sukardi mengaku beberapa kali didatangi korban dugaan pungli prona. Para korban khawatir jika tidak dilaporkan ke kejaksaan, nanti tidak diproses hukum.

"Rombongan para korban datang ke sini (sekretariat LSM FKRT, Red) untuk minta kejelasan mengenai kasus dugaan pungli prona. Sudah dilaporkan ke kejaksaan apa belum?," ungkapnya.

Sukardi menegaskan, seluruh korban dugaan pungli prona tahun 2015 di Desa Tapaan siap memberi keterangan. Sebab, warga kecewa dan merasa diperas setelah tahu prona tidak dipungut biaya.

"Kami berharap Kejari Sampang bisa segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan langsung para korban. Kami hanya memfasilitasi," pungkasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Tapaan Abdul Wahed membenarkan ada penarikan biaya dalam program prona 2015. "Itu oknum, bukan saya. Saya sepeser pun tidak menerima uang prona," tegasnya. (rus)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia