Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sumenep

Pemerataan Pembangunan Jadi Prioritas Kades Matanair

31 Desember 2019, 16: 25: 18 WIB | editor : Abdul Basri

VISIONER: Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si. menyerahkan SK kepada Kades Matanair Ghazali SH., MH., pada pelantikan kades di Pendapa Agung Keraton Sumenep kemarin.

VISIONER: Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si. menyerahkan SK kepada Kades Matanair Ghazali SH., MH., pada pelantikan kades di Pendapa Agung Keraton Sumenep kemarin. (BADRI STIAWAN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Pelantikan kepala desa (Kades) hasil pilkades serentak 2019 resmi digelar di Pendapa Agung Keraton Sumenep kemarin (30/12). Sebanyak 226 Kades diambil sumpah jabatan oleh Bupati Sumenep Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si.

Satu di antara ratusan kepala yang dilantik itu adalah Kades Matanair, Kecamatan Rubaru, Ghazali, S.H., M.H. Kembali terpilih menjadi pemimpin, dia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sumenep dan seluruh masyarakat Desa Matanair.

Setelah dilantik, Ghazali memohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat untuk memimpin Desa Matanair enam tahun ke depan. Diharapkan, pelantikan yang sudah digelar oleh bupati Sumenep menjadi awal baik yang dinantikan masyarakat.

Dipercaya memimpin Desa Matanair selama tiga periode, Ghazali mengaku akan langsung memulai segala pelayanan kepada masyarakat usai dilantik. Termasuk menjalankan program desa yang telah dicanangkan sesuai visi misi.

”Semua pelayanan kepada masyarakat kami pusatkan di balai desa. Agar masyarakat lebih mudah dan terlayani dengan baik,” tegasnya.

Selama enam tahun masa jabatan, dia mengaku tetap memprioritaskan program pemerataan pembangunan di Desa Matanair. Terutama, pembangunan dalam bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

”Di Desa Matanair terdapat sungai yang membutuhkan jembatan sebagai akses masyarakat agar mempermudah mobilitas warga untuk beraktivitas,” kata Ghazali usai pelantikan.

Dia menambahkan, banyak potensi desa yang perlu dikembangkan. Untuk itu, perlu kekompakan, gotong royong, dan dukungan seluruh masyarakat Desa Matanair untuk memanfaatkan segala potensi tersebut demi kesejahteraan dan kemajuan desa.

”Semoga tidak ada hal-hal yang dapat memecah belah kerukunan dan kesatuan masyarakat Desa Matanair. Tetap satu untuk Matanair lebih maju,” harapnya.

(mr/bad/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia