Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Sampang

Setahun, Dinsos Rehabilisasi 57 Gepeng dan Anak Terlibat Kasus Hukum

26 Desember 2019, 16: 51: 27 WIB | editor : Haryanto

HANYA SEMENTARA: Petugas sedang beraktifitas di RPS yang berada di Jalan Mutiara.

HANYA SEMENTARA: Petugas sedang beraktifitas di RPS yang berada di Jalan Mutiara. (Moh Iqbal/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Permasalahan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di Sampang belum teratasi maksimal. Indikasiya, Dinas Sosial (Dinsos) Sampang selama setahun merehabilisasi puluhan gepeng.

Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Penyandang Dinsos Sampang Siti Durroh mengatakan, selama 2019 ada 57 orang terlantar yang ditangani institusinya.

Puluhan orang itu meliputi gepeng, orang yang mengalami jiwa, dan anak yang terlibat kasus hukum. "Termasuk para pengamen," katanya.

Dijelaskan, yang paling banyak ditemui di Sampang yakni gepeng dan pengemis. Usia pengemis rata-rata dewasa. Sementara gepeng seumuran murid SMP.

"Setelah kami data, mereka rata-rata berasal dari luar Sampang. Seperti Sumenep dan Pamekasan," jelas Siti.

Siti menambahkan, para gepeng beralasan tidak memiliki pekerjaan tetap. Karena itu, berkeliaran di jalan. "Alasannya karena faktor ekonomi," terang Siti.

Para gepeng yang diamankan petugas, lanjut Siti, ditampung di Rumah Perlindungan Sosial (RPS) sampai diketahui pihak keluarganya.

"Di RPS kita bina dan peringatan agar tidak mengulangi perbuatannya. Kalau mengulangi, kami jerat dengan pasal tindak pidana ringan agar jera," paparnya. (Moh Iqbal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia