alexametrics
Rabu, 15 Jul 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Permudah Layanan Masyarakat, Satreskrim Polres Bangkalan Lakukan Ini

24 Desember 2019, 22: 32: 22 WIB | editor : Haryanto

WIBAWA: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra.

WIBAWA: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra. (Istimewa)

Share this      

BANGKALAN – Penghargaan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pantas diraih Polres Bangkalan. Sebab, pelayanan kepada masyarakat sangat terasa dan dipermudah.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menuturkan, untuk memudahkan pelayanan, pihaknya memiliki aplikasi berbasis Information Technology (IT) yang didukung operasi sistem android.

"Nama aplikasinya Bangkalan Terintegrasi Dalam Satu Genggaman (Tretan)," ujarnya.

SEMANGAT MENGABDI: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra.

SEMANGAT MENGABDI: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra. (Istimewa)

Menurut Rama Samtama Putra, Satreskrim Polres Bangkalan juga memiliki aplikasi Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) online.

"Aplikasi ini untuk mempermudah masyarakat mengetahui progres perkara tanpa harus ke polres. Ini bentuk transparansi penanganan perkara yang diusut Polres Bangkalan," imbuhnya.

Dijelaskan, aplikasi tersebut terkoneksi dengan aplikasi electronik Integrated Criminal Justice System (e-ICJS). Aplikasi penanganan tindak pidana itu juga terkoneksi ke instansi lainnya.

"Mulai kejaksaan, pengadilan negeri, dan rutan. Kalau di rutan terkait pengiriman SPDP, pengiriman tersangka, penahanan dan barang bukti. Itu semua untuk peningkatan kualitas pelayanan,” tegasnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP David Manurung menambahkan, pihaknya tetap menjunjung integritas saat melakukan penyelidikan dan penyidikan perkara.

Tentunya, demi mewujudkan kepastian hukum yang profesional dan berkeadilan. Sebagaimana program Kapolri, Satreskrim Polres Bangkalan juga memiliki Team Khusus Anti Bandit (TEKAB).

"Tim TEKAB telah berhasil memberantas begal. Selama tahun 2019, 99 persen kasus berhasil diungkap tim TEKAB. Selama saya menjabat sudah tidak ada lagi kasus begal,” tegasnya. (rul)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia