Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Politik Pemerintahan

Capaian PAD Bapenda Minus Rp 1,6 Miliar

13 Desember 2019, 19: 07: 00 WIB | editor : Abdul Basri

Capaian PAD Bapenda Minus Rp 1,6 Miliar

Share this      

BANGKALAN – Bapenda Bangkalan harus kerja ekstra untuk bisa mencapai pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, hingga kini masih tersisa Rp 1,6 miliar yang belum dicapai dari target Rp 46,9 miliar.

Kepala Bapenda Bangkalan Ismet Effendi mengutarakan, untuk target pendapatan bapenda memang belum terealisasi 100 persen. Namun, pihaknya optimistis hingga 20 Desember bisa terpenuhi. Sebab, saat ini petugas terus turun ke bawah untuk melakukan penagihan.

”Sampai sekarang berkisar 96 persen capaian kita. Sisa Rp 1,6 miliar yang belum masuk,” kata dia kemarin (12/12). Menurut Ismet, sumber pendapatan bapenda itu dari pajak. Misalnya, pajak reklame, pajak hotel, restoran dan pajak-pajak yang lain. Sehingga, dengan waktu yang sangat mepet ini, pihaknya terus melakukan upaya untuk bisa tercapai.

”Kami tetap yakin bisa tercapai. Kalau tidak tercapai, hanya beberapa persen saja. Karena ini sifatnya target,” ujarnya.

Ismet meminta semua pihak, terutama objek pajak, untuk sadar dalam melakukan pembayaran. Selama ini realisasi PAD bapenda cukup bagus. ”Terkadang ketika turun ke bawah tidak ketemu dengan orangnya. Kemudian, yang paling penting sebenarnya kesadaran,” tuturnya.

Anggota Komisi B DPRD Bangkalan Fadhur Rosi meminta bapenda harus lebih optimal. Sebab, target tersebut sudah disesuaikan dengan kemampuan bapenda. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak target. ”Tidak mungkin dipasang target tidak disesuaikan dengan kemampuan OPD, termasuk seperti bapenda ini,” katanya.

Bapenda ini harus jadi contoh kepada OPD lain yang lain yang juga ditarget. ”Realisasi pendapatan dari OPD yang lain, laporannya kan ke bapenda. Terus kalau bapenda tidak target kan lucu,” tandasnya.

(mr/daf/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia