Sabtu, 18 Jan 2020
radarmadura
icon featured
Bangkalan

Diterjang Angin Puyuh, Delapan Rumah Warga Blega Hancur Berantakan

12 Desember 2019, 22: 26: 54 WIB | editor : Haryanto

RATA: Warga menunjuk lokasi rumah yang disapu angin kencang, Kamis sore (12/12).

RATA: Warga menunjuk lokasi rumah yang disapu angin kencang, Kamis sore (12/12). (Fauzi Rizal/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Empat hari terakhir, Bangkalan diguyur hujan dan angin kencang. Setelah Burneh dan Kota Bangkalan, giliran Blega yang diterjang angin. Tepatnya, di Desa Panjalinan.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, serangan angin puyuh terjadi sekitar pukul 15.00. Sedikitnya ada delapan rumah semi permanen di Desa Panjalinan yang rusak.

Kepala BPBD Rizal Morris mengaku sudah berkordinasi dengan Camat Blega. "Angin puyuh terjadi sekitar pukul 15:00 dan berlangsung sekitar 30 menit," katanya.

BUTUH BANTUAN: Warga mengecek kondisi rumah usai dirusak angin puyuh.

BUTUH BANTUAN: Warga mengecek kondisi rumah usai dirusak angin puyuh. (Fauzi Rizal/RadarMadura.id)

Rizal Morris mengaku ada delapan rumah warga yang terdampak serangan angin puyuh. "Korban sudah dievakuasi ke rumah tetangga oleh muspika Blega," imbuhnya. (Fauzi Rizal)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia